“Untuk meminimalisir terjadinya resikonya bencana alam itu, kami selalu menyampaikan himbauan kepada warga agar senantiasa selalu waspada. Iya, kalau bencana alam itu kan tidak bisa diketahui dan diprediksi kapan terjadinya. Makanya, hampir setiap satu pekan sekali pemerintah desa bersama warga dan tokoh masyarakat serta para kadus, turun kelapangan untuk melakukan gotong royong dan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang saluran sungai dan memangkas ranting pohon yang berpotensi tumbang ketika hujan deras yang disertai angin kencang,” pungkasnya. (den/d)
Baru Direnovasi, Aula Desa Jampangtengah Roboh, Ini Penyebabnya





