BERITA UTAMAHukum & Kriminal Kab

Bapak dan Anak Mati Mendadak

×

Bapak dan Anak Mati Mendadak

Sebarkan artikel ini

Pihak keluarga pun merasa ketika diketahui Sunaryo dan Sumardi Susilo bisa berada di Sukabumi. “Mereka berdua hendak pulang ke Kutoarjo. Kebetulan Sumardi lagi libur kerja, sehingga menemani bapaknya untuk pulang kampung,” kata Ngadina kepada Radar Sukabumi, kemarin (18/11).

Menurutnya, terdapat beberapa kejanggalan atas kejadian tersebut. Lantaran, dua tas ransel serta dompet berisi uang tunai, kartu identitas dan lainnya tidak ditemukan di tempat keduanya ditemukan meninggal.

Bank bjb Tandamata

“Suami saya membawa uang Rp 3 juta di dompet lengkap dengan KTP, SIM dan STNK motor. Sedangkan anak saya didompetnya bawa uang hanya Rp 800 ribu yang baru diambil dari ATM berikut SIM dan STNK motor. Sementara di tas ransel, isinya pakaian ganti. Itu juga hilang,” bebernya.

Dijelaskannya, Sunaryo bekerja sebagai buruh serabutan dan Sumardi bekerja di pertambangan batu bara di Kabupaten Lahat.

Kini, pihak keluarga menyerahkan semua persoalan tersebut kepada pihak kepolisian agar secepatnya dapat terungkap. “Suami dan anak saya tidak memiliki riwayat penyakit apa-apa. Mereka biasa ke Kutoarjo. Kami serahkan penanganan kasus ini kepada polisi,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Dokter Forensik RSUD Sekarwangi, dr Arif Wahyono menerangkan, proses otopsi berlangsung sekitar tiga jam, dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.