SUKABUMI – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima pencairan bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu sejak Senin, 16 Februari 2026. Laporan pencairan muncul dari berbagai wilayah hampir setiap jam, menandakan penyaluran dilakukan secara bertahap.
Sejumlah penerima mengaku terkejut karena saldo KKS yang sebelumnya kosong tiba-tiba bertambah Rp600 ribu tanpa pemberitahuan panjang. Variasi waktu pencairan terjadi, mulai pukul 11.00 hingga 13.50 WIB, menunjukkan sistem penyaluran dilakukan bergelombang sesuai wilayah dan data penerima.
Bukti transaksi memperlihatkan pencairan berlaku untuk berbagai jenis KKS, baik terbitan 2017, 2020, 2021, hingga 2024. Banyak penerima yang sempat khawatir akhirnya lega setelah dana masuk otomatis ke rekening.
Kesaksian warga dari Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Sumatera Selatan memperkuat fakta pencairan serentak. Beberapa penerima langsung melakukan tarik tunai di ATM begitu saldo masuk, sementara lainnya menerima notifikasi melalui aplikasi perbankan digital dengan keterangan bantuan sosial.
Pencairan bansos BPNT ini menjadi salah satu program pemerintah untuk mendukung kebutuhan pangan KPM, sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan merata di seluruh wilayah.(**)




