Banjir dan Longsor Kepung Kota Sukabumi

BPBD Kota Sukabumi
Sejumlah personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi bencana di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, Jumat (9/9).

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat dalam satu hari ini terdapat sembilan kejadian bencana alam. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir lebih dari Rp100 juta.

Dari data yang tercatat BPBD Kota Sukabumi, sembilan bencana ini tersebar dibeberapa titik diantaranya, longsor di Kelurahan Sriwedari, Banjir di Jalan Lio Santa Kelurahan Cikondang, tanggul jebol di Kelurahan Karamat, banjir di pintu masuk Terminal Tipe A, Sungai Cigede meluap di Kelurahan Jayamekar, longsor tebing di Babakan Jampang Kelurahan Cisarua, longsor di Kopeng RT 4 RW5, longsor di Kelurahan Tipar, luapan dan drainase Jalan Sriwidari Kelurahan Selabatu.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani mengatakan, insiden terjadi sejak wilayah Kota Sukabumi diguyur hujan sejak pukul 14.00 WIB. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Jumat (9/9).

Kendati tidak ada korban jiwa, lanjut Imran, akibat bencana alam ini ditaksir menelan kerugian mencapai Rp100 juta lebih. “Ya, kerugiannya lebih dari Rp100 juta. Tapi sampai saat ini jumlahnya masih dalam penghitungan petugas,” bebernya.

Imran menambahkan, jika melihat dari data yang ada kebanyakan bencana alam saat ini didominasi longsor dan banjir. “Karena intensitas hujan mulai dari ringan dan sedang sehingga banyak terjadi bencana. Terlebih, pada bulan ini sudah masuk musim hujan sehingga warga harus lebih waspada dengan potensi bencana,” pungkasnya. (bam)

BPBD Kota Sukabumi
Sejumlah personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi bencana di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, Jumat (9/9).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.