SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun lebih telah merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Yang sangat nampak eksesnya tentu pada bidang perekonomian bangsa. Masyarakat susah untuk beraktivitas, karena banyaknya wilayah bahkan negara saling membatasi. Selain itu, keberadaan Covid-19 yang sangat mudah menular terutama sesama manusia.
Selama pandemi berlangsung sampai sekarang, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kesusahan dalam mencukupi kebutuhan hidupnya. Untuk itu yang patut disyukuri masih ada perusahaan yang baik hati membantu sesamanya. Salah satunya perusahaan yang bergerak di bidang pemenuhan kebutuhan pokok atau sembako di Sukabumi, yaitu Bangkit Madani Barokah (BMB).

Perusahaan yang didirikan oleh Johanes Hermawan Sugianto atau Om Jo tersebut sekaligus penggagas BMB ini diawali dari rasa keprihatinannya lantaran masih banyak masyarakat yang hidup dalam kondisi miskin atau prasejahtera.
“Perusahaan ini kami gagas dan dirikan bersama tim, berawal dari rasa keprihatinan terhadap kondisi masyarakat bawah. Masyarakat masih banyak yang hidup susah, meskipun hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar pria ramah yang akrab disapa Om Jo ini kepada Radar Sukabumi, baru-baru ini.
Perusahaan yang kemudian diberi nama Bangkit Madani Barokah (BMB) ini berkecimpung membantu masyarakat prasejahtera untuk meningkatkan taraf kehidupanny, dengan cara memberikan bantuan usaha yang berupa barang produktif dan pemberdayaan.
“Kami dalam membantu masyarakat tidak pilih-pilih, asalkan masyarakat mempunyai niatan yang kuat untuk meningkatkan dan mengubah taraf hidupnya, kami akan bantu dalam bentuk modal usaha, berupa barang produktif meskipun mereka belum mempunyai usaha,” tambahnya.
Penggagas dan pendiri BMB yang bertempat tinggal di Ibu Kota, Jakarta ini menjelaskan alasan kenapa dirinya terpikat untuk menjadikan wilayah Sukabumi sebagai tempat untuk membantu masyarakat prasejahtera, bukannya daerah Jabodetabek yang juga masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangannya.
“Memang di sekitar Jakarta yang dekat dengan rumah masih banyak masyarakat yang harus ditolong, terutama dalam sisi perekonomiannya. Namun, setelah ditelusuri dan dipelajari, ternyata masyarakat di Sukabumi itu lebih mempunyai komitmen dan kemauan dalam usaha meskipun mereka belum ada usaha untuk menambah penghasilan bila dibanding dengan wilayah yang ada di sekitar Jakarta,” kata pria yang mempunyai dedi kasih tinggi pada sesamanya.
Johanes Hermawan Sugianto menambahkan bahwa sampai saat ini sudah hampir 500 kepala keluarga (KK) yang tersebar di Kota maupun Kabupaten Sukabumi yang merasakan manfaat keberadaan BMB.
“Justru sebenarnya ini terkesan agak lama dikarenakan sampai sekarang pandemi Covid-19 belum juga reda, jadi agak menghambat jalannya tim. Meskipun begitu kami yakin bahwa akan lebih banyak masyarakat Sukabumi yang akan dapat kami bantu kedepannya,” tambahnya.
Adapun skema yang dipergunakan dalam melayani dan bantuannya dari antara kedua belah pihak adalah masyarakat yang memanfaatkan bantuan ini bisa membayar dengan tempo, artinya boleh tidak membayar dahulu.
“Salah satu kemudahan pada skema kami adalah dengan cara masyarakat bisa mengambil barang terlebih dahulu, baru setelah itu melunasinya sambil jalan. Sehingga dengan demikian tidak memberatkan masyarakat yang mau memulai usaha setelah terjual baru membayar,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang mau memanfaatkan dan berkolaborasi dengan BMB bisa tandang langsung ke kantor yang berlokasi di Jalan Pasundan No. 91 Nyomplong Kota Sukabumi.
“Kami terbuka dengan siapapun yang bisa bekerjasama. Syaratnya mudah saja dan dengan sistem jemput bola. Jadi kami akan datang langsung ke masyarakat untuk bersilaturahmi, sehingga masyarakat tidak usah repot datang ke kantor kami,” pungkasnya.
Sementara itu, Mitra BMB Syarif Hidayat mengaku merasa terbantu dengan adanya BMB.
“Alhamdulillah BMB ini sangat kami tunggu kehadirannya sejak dahulu sebetulnya, karena yang saya benar-benar rasakan setelah bergabung dengan BMB perekonomian kami sangat terbantu dan tidak perlu repot mencari-cari modal uang serta barang yang mau dijual, karena semua disiapkan oleh BMB dengan kualitas barang yang bagus dan bisa dijual dengan mudah ke siapapun” tandasnya. (sri)





