“Bagaimana nanti masyarakat (Sukabumi) yang terdampak pembangunan tol bocimi tidak hanya mendapatkan uang pembebasan, tapi mereka juga bisa menjadi bagian dalam proses pembangunannya,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta.
“Kita ambil contoh, misalnya pembangunannya itu berdampak pada masyarakat atau benar-benar mementingkan masyarakat umum itu tidak harus dijaga secara politis.
Masyarakat ketika merasakan dampak pembangunannya itu, masyarakat sendiri yang menjaganya. Beda hal nya dengan ketika melakukan pembangunan yang tidak populis atau tidak berkepentingan kepada masyarakat, maka si penguasa akan berupaya menggunakan kekuataan politiknya untuk melanjutkan proses pembangunan- nya,” sambungnya memungkas. (nur/izo)






