“Kami hanya ingin keadilan dan perlindungan hukum yang pasti. Selama ini, tuntutan kami belum pernah ditanggapi dengan serius,” ucapnya.
Dengan mengusung slogan ‘All for One’, para pengemudi berharap aksi ini menjadi titik awal perubahan. Mereka menegaskan akan terus bersatu dan menyuarakan hak-hak Ojol hingga mendapatkan perhatian dan tanggapan nyata dari pihak terkait. “Kami ingin pemerintah hadir menyelesaikan masalah ini. Payung hukum tentang ojek online masih tidak jelas hingga saat ini,” pungkasnya. (bam/d)






