Adul Akhirnya Digendong Jokowi, Ini Pesan yang Didapatnya

  • Whatsapp

SUKABUMI— Mukhlis Abdul Holik (8) atau yang akrab disapa Adul akhirnya bisa bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bukan hanya bertemu langsung, namun bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas III ini digendong langsung oleh mantan Walikota Solo.

Dalam akun resmi Presiden Jokowi, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga atas perjuangan Adul saat bersekolah. “Bertemu Mukhlis Abdul Holik, bocah 8 tahun, yang sehari-hari bersekolah di SDN X Cibadak, Sukabumi, dengan merangkak sejauh 3 km. Ia bercita-cita jadi pemadam kebakaran,”tulis Jokowi dalam Akun medsosnya.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu Mantan Gubernur Jokowi ini juga berpesan, bahwa perjuangan Adul sangat bermaamfaat bagi orang lain, betapa tidak dengan keterbatasan fisik Adul masih bersemangat untuk pergi sekolah. “Tekad Adul untuk maju dan bermanfaat bagi orang lain tak berkurang sedikit pun karena keterbatasan fisik, “tukasnya.

Sebelumnya, bocah asal Kampung Cikiwul Tongoh RT 1/1 Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi heboh diberitakan media, betapa tidak meski tak bisa berjalan normal seperti anak biasanya, putra ke empat dari pasangan Dadan Hamdani (50) dan Pipin (45) ini, tetap gigih demi bisa mengenyam pendidikan.

Medan menuju sekolah yang mencapai 3 kilometer. Juga infrastrukturnya pun tak bersahabat bagi dirinya yang memiliki keterbatasan fisik karena karena memiliki kelainan pada kakinya.

Orang tua angkat Abdul, Pipin (45) mengatakan, Abdul merupakan anak kakak iparnya yang diurus dari sejak kecil. Kondisi kelainan pada kakinya pun memang sudah dideritanya sejak kecil. “Waktu keles I SD, Adul harus digendong kalau kemana-mana, termasuk ke sekolah. Tapi sekarang mulai mandiri dan lebih memilih jalan meski merangkak,” kata Pipih ketika disambangi Radar Sukabumi dikediamannya, Kamis (8/11) lalu.

Menurutnya, Adul begitu sapaan akrabnya memiliki keterbatasan fisik tetapi memiliki cita-cita tinggi yakni ingin menjadi petugas pemadam kebakaran. Hal itu lah yang membuat tekadnya untuk terus bersekolah sangat kuat. Selain itu, ia juga memiliki percaya diri dan pandai bergaul dengan teman-temannya.

“Alhamdulillah Adul tidak minder saat bergaul dengan temannya. Adul memiliki cita-cita ingin menjadi petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, Muklis Abdul Kholik mengaku, dirinya bersemangat sekolah karena memiliki cita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran. “Cita-cita saya jadi petugas pemadam kebarakan suapaya bisa membantu orang,” singkatnya.(die)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *