Penampakan PKL Di Kota Sukabumi Semrawut, Pj Walikota : Mereka Kucing-kucingan 

SEMRAWUT: Kondisi para PKL berjejer di ruas Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Rabu (1/5) menyebabkan tata kelola Kota Semrawut. (FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI)
SEMRAWUT: Kondisi para PKL berjejer di ruas Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Rabu (1/5) menyebabkan tata kelola Kota Semrawut. (FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Sejumlah pengendara di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, mengeluhkan maraknya para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bagai mana tidak, selain berjejer di trotoar, para pedagang juga banyak menggunakan badan jalan. Sehingga, berpotensi menghambat arus lalu lintas. Sontak, kondisi itu membuat geram para pengendara maupun pejalan kaki hingga tidak sedikit mempertanyakan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi khususnya dalam melakukan penertiban PKL.

Salah seorang pengendara Gagay (35) mengeluhkan, maraknya para PKL yang berjejer di badan jalan tersebut membuat para pengendara harus mengurangi kecepatan kendaraan sehingga hal itu membuat arus lalu lintas tersendat. “Jelas kondisi ini sangat mengganggu para pengendara maupun pejalan kaki. Bukan melarang untuk berjualan, tapi inikan bukan tempatnya untuk berjualan,” keluh Gagay kepada wartawan, Rabu (1/5).

Bacaan Lainnya

Kondisi ini, lanjut Gagay, bukan pertama kalinya terjadi tetapi hampir setiap hari libur penampakan serua kerap terjadi di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Sebab itu, masyarakat menilai tidak adanya ketegasan dari Pemkot Sukabumi dalam melakukan pembenahan PKL.

“Sangat disayangkan tidak adanya ketegasan dari Pemkot Sukabumi untuk melakukan penertiban PKL tersebut. Udah jalan semakin sempit karena adanya pelebaran trotoar, sekarang ditambah banyak PKL. Mana petugas Satpol PP nya,” celotehnya.

Menurutnya, petugas Satpol PP harusnya standby di ruas jalan yang kerap diserbu para PKL setiap hari libur sehingga dapat mengantisipasi maraknya para pedagang di tempat yang bukan semestinya. “Tentunya yang mengeluhkan kondisi ini bukan hanya saya saja, tapi pengendara lainnya juga akan mengeluhkan hal sama,” paparnya.

Ia menambahkan, keberadaan PKL selain berpotensi terjadi kemacetan juga mengganggu estetika sehingga tampak semraut. “Sebab itu, kami meminta agar Pemkot Sukabumi dapat segera turun yang menertibkan para PKL demi kenyamanan pengendara maupun para pejalan kaki,” tandasnya.

Hal senada dilontarkan pengguna jalan lainnya, Rio Aditya (30) yang meminta Pemkot Sukabumi segera merespon keluhan para pengguna jalan demi kenyamanan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *