Sebab itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang menjadi obyek wisata yang bisa mendatangkan para wisatawan. “Sehingga ekonomi di desa ini bisa bertumbuh kembang secara pesat,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kutasirna, Endang Setiawan mengatakan, festival walungan ini, sengaja diselenggarakan untuk mengundang wisatawan dalam rangka pelestarian lingkungan.
“Makanya, dalam festival ini kami telah menaburi sungai yang melintasi Desa Kutasirna dengan berbagai jenis ikan. Seperti ikan sidat dan ikan baung. Selain itu, disepanjang bantaran sungai juga telah ditanami pohon,” jelasnya.
Untuk memeriahkan acara tersebut, diiakhir kegiatan telah dilaksanakan ngubek lauk di mana masyarakat dapat menangkap ikan menggunakan tangan tanpa menggunakan alat bantu. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan kesejahteraan warga melalui objek wisata,” pungkasnya. (den/d)






