BEKASI – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyebut sekitar 40 persen pemudik asal wilayah aglomerasi Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) telah meninggalkan daerah untuk mudik ke kampung halaman. Ia memprediksi puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah gelombang kedua akan terjadi pada Selasa malam hingga Rabu (18/3/2026).
“Sejak dimulainya Operasi Ketupat Jaya 2026, arus mudik masih terpantau ramai lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Kemungkinan puncaknya nanti malam hingga besok,” ujar Asep saat melakukan pemantauan di Cikarang, Selasa (17/3).
Menurutnya, kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas tol maupun jalur arteri menuju Cikampek sejauh ini masih aman dan lancar, meski mulai terjadi lonjakan kendaraan. Ia menegaskan kesiapan petugas di lapangan menjadi faktor penting menjaga kelancaran arus mudik. “Untuk saat ini belum diterapkan rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun sistem satu arah. Petugas selalu siaga mengamankan jalur lintasan mudik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Asep juga meninjau sejumlah titik keberangkatan pemudik di Jakarta dan sekitarnya, seperti Terminal Bus Pulogebang, Stasiun Pasar Senen, dan Bandara Soekarno-Hatta. Ia mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.




