“Rasio Gini bernilai 0 menunjukkan adanya pemerataan pendapatan yang sempurna, atau setiap orang memiliki pendapatan yang sama. Sedangkan, Rasio Gini bernilai 1 menunjukkan ketimpangan yang sempurna, atau satu orang memiliki segalanya sementara orang lainnya tidak memiliki apa-apa,” bebernya.
Selain itu, penduduk Kota Sukabumi juga tercatat memiliki Garis Kemiskinan (GK) per kapita sebesar Rp544.118.
“GK ini representasi dari jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok minimum makanan yang setara dengan 2100 kilokalori per kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan,” pungkasnya. (bam/d)





