BERITA UTAMA

18 KK di Cigintung Gelap Gulita Sudah Puluhan Tahun

×

18 KK di Cigintung Gelap Gulita Sudah Puluhan Tahun

Sebarkan artikel ini

Untuk itu, Pemerintah Desa Padabeunghar telah berupaya mengajukan permohonan kepada PT PLN melalui Pemerintah Kecamatan Jampangtengah supaya dapat teraliri listrik.

“Pada enam bulan silam, sempat ada sejumlah petugas PLN datang ke sini. Bahkan, mereka sampai melakukan survai ke lokasi rumah penduduk yang belum teraliri listrik. Saat itu, mereka bilang akan segera melakukan pemasangan jaringan listrik disini. Namun, entah kenapa hingga saat ini belum ada realisasinya,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Kepala Desa Padabeunghar Hendrik mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi warganya yang belum bisa menikmati jaringan listrik. Sebab, puluhan jiwa di kampung tersebut hidup dalam keadaan gelap gulita. Padahal, bangsa Indonesia terbilang sudah cukup lama merdeka. Namun, dampak dari kemerdekaan itu, masih juga belum dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. Khususnya bagi warga yang tinggal di pelosok.

“Yang menjadi kecemasan kami adalah warga menggunakan kabel yang tidak berstandar PLN. Kalau kabel itu putus dan terinjak oleh warga, dapat mengancam keselamatannya. Apalagi, saat cuaca ekstrim seperti saat ini, sangat berpotensi terjadi bencana,” katanya.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah terkait dapat segera membantu untuk melakukan pemasangan jaringan listrik di wilayah Kedusunan Cirampo, Desa Padabeunghar tersebut. “Kasihan warga di sana terisolir. Saat ini, sebagian warga hanya menggunakan lampu tradisinoal untuk penerangan dimalam hari dan sebagian lainnya menginduk listrik ke kampung tetangga dengan pemakaian seadanya dan secara bergantian,” pungkasnya.

1. Sudah 30 tahun lebih, 18 KK dari 30 jiwa di Kampung Cigintung, RT 41/9, Kedusunan Cirampo, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, hidup dalam keadaan gelap gulita.

2.Untuk menimkamti jaringan listrik, warga terpaksa harus membentangkan kabel hingga sepanjang sekitar 1 Km.

3. Kabel yang membentang untuk mendistribusikan listrik dari KWh kampung tetangga ke warga kampung yang teraliri listrik, kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, kabel yang digunakan warga merupakan kabel yang tidak berstandar PLN sehingga dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga.

4. Bagi warga yang tidak mampu, warga masih mengunakan lampu tradisional untuk penerangan di malam hari.

5. Pemerintah Desa Padabeunghar telah berupaya mengajukan permohonan kepada PT PLN melalui Pemerintah Kecamatan Jampangtengah supaya dapat teraliri listrik. Namun, hingga saat ini belum terealisasi.

(den/t)