SUKABUMI- Sebagai upaya meminimalisir terjadinya banjir akibat luapan sungai di salah satu wilayah di Jawa Barat, Anggota DPRD Jawa Barat Komisi IV dari Dapil V Kota/Kabupaten Sukabumi, Yusuf Maulana
bersama dengan anggota komisi IV DPRD jawa Barat lainnya, melakukan peninjauan sekaligus pengawasan pengerukan sungai pada salah satu sungai penting di kawasan Jawa Barat, bersama dengan UPTD PSDA Ciliwung-Cisadane Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Selasa (14/1/2025).
Dikatakan Yusuf, pengerukan yang dilakukan dinas terkait ini, untuk mengoptimalisasikan fungsi pada sungai itu sendiri, sehingga dapat menambah kapasitas daya tampung sungai. “Kita berharap dengan pengerukan ini, dapat mengurangi resiko banjir baik dari hulu maupun dari hilir utamanya yang dilewati aliran sungai,” ujar Yusuf Maulana atau yang akrab disapa haji Aka ini.
Menurut dia, pendangkalan sungai sendiri terjadi akibat beberapa faktor, diantaranya proses pengendapan lumpur di sungai yang menyebabkan kapasitas penyimpanan air berkurang. Hal itu tentunya menyebabkan banjir saat hujan deras. “Jadi sungai tidak mampu menampung air saat hujan deras, sehingga terjadi banjir dan sungai menjadi tercemar oleh sampah,” terangnya.
Selain itu, ada beberapa penyebab pendangkalan sungai, diantaranya, banyak bangunan liar yang dibangun di bantaran sungai, sampah yang mengendap di sungai, hingga endapan lumpur. “Tentunya persoalan ini tidak boleh berlarut-larut dna segera diselesaikan oleh pemerintah daerah,” imbuhnya. (why)






