RADARSUKABUMI.com,- CIRACAP – Pencuri gabah milik petani di Kampung Cijoho, RT 3/3, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap mulai terendus polisi. Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polsek Ciracap kini tengah memburu pelaku yang diprediksi berjumlah empat orang.
“Sudah kami kantongi. Dan sedang kami buru mereka,” ujar Kapolsek Ciracap AKP Solikhin kepada Radar Sukabumi, kemarin (5/2).
Dari hasil penyelidikan sementara, para pelaku diketahui bukan warga asli Sukabumi. Mereka sengaja datang ke Kabupaten Sukabumi hanya untuk melakukan aksi kejahatan. Supaya komplotan ini tidak lagi melakukan aksi kejahatan, maka saat ini keempatnya tengah dalam pengejaran petugas.
“Dari hasil identifikasi, para pelaku bukan orang Sukabumi.Mereka hanya datang ke wilayah ini hanya untuk menjalankan aksinya,” imbuhnya.
Selain itu, Solikhin juga menduga korban pencurian ini tidak hanya satu orang saja, kemungkinan besar bertambah. Hal ini mengingat dari informasi yang beredar, banyak warga juga yang kehilangan gabahnya.
“Barang bukti yang baru diamankan saat ini adalah 400 kilogram gabah dalam 10 karung dan satu unit mobil mini bus. Besar kemungkinan, korban akan terus bertambah. Ya kami tunggu laporan warga lainnya,” pungkasnya.
Sebelumnya telah diberitakan, gabah yang dicuri itu milik Ukat (55), warga Kampung Cijoho, RT 3/3, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Saat kejadian, padi yang baru dipanennya itu disimpan di teras depan rumah. Ketika Ukat hendak ke kamar mandi untuk melaksanakan salat subuh, ia mendengar suara yang tidak lazim di depan rumah.
Penasaran dengan suara itu, Ukat pun memberanikan diri mendatangi asal suara. Kaget bukan kepalang, ia melihat orang tak dikenal sedang membawa gabahnya untuk dinaikan ke dalam mobil avanza brnopol F 1374 WK.
“Saya langsung teriak maling. Mereka kaget dan langsung melarikan diri,” ujar Ukat kepada petugas.
Merasa tidak terima dengan aksi kawanan orang tak dikenal itu, Ukat pun langsung membangunkan anaknya supaya mengejarnya. Karena ketinggalan beberapa waktu, pelaku pun tak berhasil dikejar.
“Mereka melarikan diri ke arah Surade,” imbuhnya.Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Yadi Kusyadi mengatakan, sekitar 1 kilometer dari rumah korban, tiba-tiba mobil pelaku oleng dan tak bisa dikendalikan.
Akibatnya, mobil hitam itu pun mengalami kecelakaan hingga terbalik ke kanan jalan, di Jalan Raya Surade – Ujunggenteng, Kampung Cikalapa, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap.
“Ban kanan mobil itu pecah, sehingga akhirnya menabrak tebing. Sementara para pelaku langsung melarikan diri ke kawasan perkebunan kelapa,” imbuhnya.
(Den/d)




