SUKABUMI – Pusat oleh-oleh khas Sukabumi sudah biasa, namun beda halnya dengan Gerai Dewan Kerajinan Nasional (Derkanasda) Kabupaten Sukabumi.
Berada di lokasi yang sangat strategis yaitu Jalan Raya Cigayung No 292, Komplek GOR Cisaat, Kabupaten Sukabumi, gerai ini sangat membantu para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Sukabumi dalam memasarkan hasil produk mereka.
“Derkanasda adalah pusat informasi promosi dan perdagangan hasil kerajinan UKM Kabupaten Sukabumi, atau bisa disebut sebuah gerai pembinaan bagi para UKM,” kata Manager Dekranasda, Yeni Agustiani kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/11).
Di sini, bermacam-macam jenis produk olahan makanan maupun kerajinan tangan tersedia. Mulai dari bahan dasar kayu pinus, batok kelapa, lidi dan kain batik.
“Dekranasda diketuai langsung oleh ibu Bupati Sukabumi yaitu Hj Yani Marwan Hamami, dulu berdirinya pada 2008,” ujarnya.
Dibuka setiap hari dari jam 08:30 WIB sampai 16:30 WIB, Gerai Dekranasda semakin memudahkan konsumen ketika mencari oleh-oleh khas Sukabumi. “Derkanasda diresmikan lagi pada 12 Agustus 2018 setelah proses renovasi,” ulasnya.
Sesuai dengan visi Dewan Kerajinan Nasional, menjadi lembaga yang handal dalam mendukung kemandirian ekonomi Indonesia, Yeni menjelaskan, kehadiran Gerai Dekranasda di Kabupaten Sukabumi bertujuan untuk membina para pelaku UKM.
“Untuk jenis produk dari mulai berbahan dasar kayu pinus dan batok serta olahan makanan dijual mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 125 ribu,” terangnya. Kain batik yang dijual di sini memiliki motif berbeda. Ada motif gurilaps, penyu, hanjuang, ikan dan bedog.
“Saat ini omzet per hari bisa mencapai Rp 1 juta sampai dengan Rp 2 juta, karena masih sedikit. Kalau dihitung satu bulan, omzet bisa mencapai Rp 30 juta, kalau Rp 2 juta per hari, bisa dihitung sendiri,” paparnya.
Untuk sementara ini Gerai Dekranasda memilki lima karyawan dan memiliki 98 UKM kerajinan tangan ataupun produk olahan makanan didalamnya.
“Pengunjungnya beragam ya, ada dari masyarakat sekitar dan luar kota seperti kunjungan dari dinas serta Dewan Ketahanan Nasional dan oranisasi lainya juga ada,” ucapnya.
(cr4/t)



