SUKABUMI – Perselisihan berdarah antar pengemudi ojek pangkalan (Opang) pecah di Jalan Citamiang–Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/7) sore. Seorang pengemudi ojek berinisial RA alias P (59), warga Desa Gedepangrango, harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga dibacok oleh rekan seprofesinya sendiri akibat berebut penumpang.
Menurut keterangan saksi, Marni (41), peristiwa bermula ketika jatah penumpang yang seharusnya milik korban diduga direbut oleh pelaku. Cekcok pun terjadi di dekat pangkalan ojek hingga berujung pada aksi penganiayaan menggunakan celurit.
“Awalnya satu penumpang yang harusnya bagian korban diduga diambil pelaku, lalu korban dibacok,” ujar Marni.
Warga sekitar tidak berani melerai karena pelaku membawa senjata tajam. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri, meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka bacok di wajah, kepala, dan kaki. Korban kemudian dievakuasi ke RS Betha Medika untuk perawatan intensif.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Hartono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban telah resmi membuat laporan kepolisian.
“Laporan dari korban baru terbit kemarin sore (Selasa, 14/7),” jelasnya.





