Piala Dunia

Semifinal Prancis dan Spanyol, Jika Menang, Layak Juara!

×

Semifinal Prancis dan Spanyol, Jika Menang, Layak Juara!

Sebarkan artikel ini
Prancis berpeluang mencapai final Piala Dunia ketiga beruntun.

ARLINGTON — Pertemuan Prancis dan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, disebut sebagai “final terlalu dini”. Kedua tim sama-sama tampil impresif sejak fase grup dan menjadi dua kekuatan paling komplet di turnamen edisi ke-23 yang diikuti 48 tim.

Prancis mengandalkan kecepatan dan efektivitas serangan, sementara Spanyol menonjol dengan kontrol permainan dan penguasaan bola. Statistik menunjukkan keduanya berada di papan atas faktor xG: Prancis 13,31 dan Spanyol 12,75.

Les Bleus melaju mulus dengan kemenangan atas Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay, dan Maroko. Mereka baru kebobolan dua gol sepanjang turnamen dan tidak sekali pun kemasukan di fase knockout. La Roja sempat ditahan imbang Tanjung Verde, namun bangkit dengan kemenangan atas Arab Saudi, Uruguay, Austria, Portugal, dan Belgia.

Spanyol lebih menyeramkan secara konsistensi. Sejak Piala Dunia 2018, mereka hanya sekali kalah dalam 27 pertandingan di Piala Dunia dan Euro. Bahkan, La Roja tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir di dua turnamen besar, dengan sembilan kali clean sheet.

Secara head-to-head, Spanyol unggul dengan 18 kemenangan dari 38 pertemuan, sementara Prancis menang 13 kali. La Roja juga memenangkan dua laga terakhir melawan Prancis (Euro 2024 dan Nations League 2025). Namun, Prancis punya kenangan manis di Piala Dunia 2006 ketika menyingkirkan Spanyol 3-1 di babak 16 besar.

Prancis sudah tujuh kali tampil di semifinal Piala Dunia, dua di antaranya berakhir dengan trofi (1998 dan 2018). Mereka kini berusaha mencapai final ketiga beruntun, menyamai rekor Jerman dan Brasil. Spanyol baru sekali tampil di semifinal Piala Dunia, yakni saat juara pada 2010.

Pertemuan ini juga menjadi simbol rivalitas dua kiblat sepak bola Eropa. Ligue 1 Prancis (78 pemain) dan LaLiga Spanyol (74 pemain) menjadi penyumbang terbesar pemain di Piala Dunia 2026 setelah Liga Inggris dan Bundesliga.

Secara taktik, duel lini tengah akan krusial. Luis de la Fuente kemungkinan kembali menurunkan Rodri dan Fabian Ruiz dalam formasi 4-2-3-1, seperti saat melawan Belgia. Didier Deschamps mengandalkan Adrien Rabiot dan Manu Kone, dengan Michael Olise sebagai kreator serangan mendukung Kylian Mbappe.