SUKABUMI- Sebuah video dengan durasi 3.05 Menit, sempat menghebohkan jagat maya, terkait dugaan alih fungsi lahan di Desa/Kecamatan Sukalarang.
Di mana, narasi video tersebut menyebutkan, bahwa warga Sukalarang kecewa, lantaran lahan yang awalnya dijanjikan untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dialihkan untuk membangun gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP).
Meski sempat memicu kekhawatiran warga yang mendesak prioritas fasilitas kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan bahwa proyek RSUD Sukabumi Timur tersebut akan tetap berjalan di lokasi strategis lain.
Bupati Sukabumi, Asep Japar menegaskan komitmennya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk tetap merealisasikan rumah sakit tersebut. Ia menjamin pengalihan fungsi lahan sementara ini tidak akan mengurangi hak pelayanan kesehatan masyarakat.
“Terkait tanah pemerintah daerah yang rencana akan dibangun rumah sakit di Kecamatan Sukalarang, yang sementara ini dibangun oleh Koperasi Desa Merah Putih, saya beserta jajaran Forkopimda berkomitmen bahwa rumah sakit tersebut tetap akan dibangun sesuai lokasi yang strategis,” ujar Asep Japar.
Ia menambahkan, langkah ini diambil guna memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia dan dapat diakses optimal oleh masyarakat.
Senada dengan Bupati, Kepala Desa Sukalarang, Ece Suryadi menjelaskan, bahwa saat ini pembangunan Koperasi KDKMP di wilayahnya telah rampung 100 persen dan diharapkan membawa dampak ekonomi positif bagi warga.
Sementara untuk proyek fasilitas kesehatan, pihak pemerintah daerah tengah melakukan langkah percepatan koordinasi. “Untuk bangunan RSUD, sekarang ini sedang berkoordinasi dengan pihak provinsi. Mudah-mudahan bisa secepatnya dibangun untuk Sukabumi Timur,” kata Ece Suryadi.
Camat Sukalarang, Ratu Badrijawati juga menyampaikan terima kasih atas selesainya pembangunan gerai koperasi desa. Ia meminta, masyarakat untuk turut mendoakan kelancaran proyek RSUD yang sedang diupayakan oleh pimpinan daerah.
Di sisi lain, rampungnya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini mulai mendapat respons positif dari sejumlah elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.
Mereka berharap kehadiran koperasi tersebut dapat memajukan perekonomian desa, sembari tetap mengawal janji pemerintah daerah dalam mewujudkan fasilitas rumah sakit yang sangat dibutuhkan oleh warga Sukalarang dan sekitarnya. (Den)







