BERITA UTAMA

Bermasalah, BGN Bekukan 11 Dapur Bergizi di Sukabumi

×

Bermasalah, BGN Bekukan 11 Dapur Bergizi di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
BGN menghentikan sementara 11 dapur program Makan Bergizi Gratis di Sukabumi. Puluhan ribu anak sekolah terdampak, sementara pengelola diwajibkan memperbaiki sistem IPAL agar sesuai standar ramah lingkungan.(foto : Ilsutrasi )

SUKABUMI — Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 11 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi. Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan bahwa belasan dapur tersebut belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar ramah lingkungan.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat BGN Nomor 2739/D.TWS/05/2026 yang diterbitkan pada 25 Mei 2026. Akibatnya, sekitar 22.000 anak sekolah dan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terpaksa tidak mendapatkan jatah makan siang mereka untuk sementara waktu.

Bank bjb Tandamata

Koordinator Wilayah BGN Sukabumi, Septo Suharyanto, menjelaskan bahwa awalnya ada 12 dapur yang dibekukan, namun satu di antaranya sudah kembali beroperasi setelah melengkapi berkas. “Update per 29 Mei, satu SPPG di Gunungpuyuh Karangtengah sudah diizinkan beroperasi kembali,” ujarnya.

BGN menegaskan, penghentian ini dilakukan demi menjaga higienitas makanan dan keselamatan konsumen. Dapur mitra wajib melakukan upgrade IPAL sesuai regulasi terbaru serta menyerahkan bukti fisik perbaikan sebelum segel operasional dicabut.