SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana. Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cipamunguan hingga Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, tertutup total akibat longsor pada Minggu (11/1/2026).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan longsor pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Belum sempat ditangani, longsor susulan kembali terjadi pukul 12.00 WIB.
“Akibatnya, akses vital penghubung Bagbagan–Kiara Dua lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.
Longsor dipicu hujan berintensitas sedang hingga tinggi sejak pagi. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan di dua titik, dengan ketinggian 2–5 meter, panjang sekitar 25 meter, dan lebar enam meter.
Dandi menambahkan, jalur nasional tersebut ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, dampak dirasakan masyarakat karena jalur ini merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Untuk sementara, mobilisasi kendaraan benar-benar tidak bisa dilakukan. Kami imbau masyarakat mencari jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan,” katanya.
Pasca kejadian, P2BK Simpenan bersama Forkopimcam, aparat desa, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, dan Kapolsek melakukan assessment serta pengamanan lokasi. Koordinasi juga dilakukan dengan PU Nasional untuk percepatan penanganan.
“Kebutuhan mendesak saat ini adalah pengerahan alat berat beko dan mesin senso untuk membersihkan material longsoran. Besaran kerugian materi masih dalam kajian,” tegas Dandi.(ndi/d)






