BERITA UTAMA

DPRD Sukabumi: Tragedi Jetski Jadi Momentum Pembenahan Wisata Air

×

DPRD Sukabumi: Tragedi Jetski Jadi Momentum Pembenahan Wisata Air

Sebarkan artikel ini
Seorang wisatawan asal Arab Saudi tewas setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai jetski di Pantai Buffalo, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1) sore.
Seorang wisatawan asal Arab Saudi tewas setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai jetski di Pantai Buffalo, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1) sore.

SUKABUMI – Kecelakaan maut wahana jetski yang menewaskan seorang wisatawan asing di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Senin (5/1/2026), menjadi peringatan keras bagi dunia pariwisata Kabupaten Sukabumi. Insiden ini memicu desakan agar pengawasan dan penindakan terhadap pengelola wisata air diperketat.

Bank bjb Tandamata

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menegaskan tidak boleh ada kompromi bagi pelaku usaha wisata air yang beroperasi tanpa izin resmi maupun mengabaikan standar keselamatan. “Keselamatan pengunjung harus menjadi syarat mutlak, bukan sekadar pelengkap administratif. Pengelola wahana yang tidak berizin dan tidak melengkapi peralatan keselamatan harus ditutup,” tegasnya.

Hamzah menilai tragedi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kelalaian dalam pengelolaan wisata berisiko tinggi dapat berujung pada hilangnya nyawa. Ia mendesak pemerintah daerah segera melakukan penyisiran dan audit lapangan terhadap seluruh operator jetski dan wahana water sport di Palabuhanratu. “Jangan hanya berhenti pada imbauan. Harus ada tindakan nyata. Jika ditemukan pelanggaran, operasionalnya harus dihentikan,” ujarnya.

DPRD juga menekankan pentingnya penertiban yang dilakukan secara terbuka dan terkoordinasi lintas instansi, mulai dari Dinas Pariwisata, DPMPTSP, hingga aparat penegak hukum. Menurut Hamzah, penanganan setengah hati justru akan memperbesar risiko kejadian serupa terulang.