Selain penutupan usaha bermasalah, DPRD mendorong peningkatan standar keselamatan wisata air, mulai dari sertifikasi operator, kesiapan tim penyelamat, hingga ketersediaan alat keselamatan sesuai ketentuan. “Keselamatan tidak bisa ditawar. Kalau ingin berusaha di sektor wisata air, semua aturan harus dipenuhi,” katanya.
Hamzah berharap tragedi di Pantai Buffalo menjadi momentum pembenahan menyeluruh pengelolaan wisata air di Kabupaten Sukabumi yang telah menyandang status CPUGGp dari UNESCO. “Agar ke depan pengembangan pariwisata berjalan lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.(ndi/d)






