FeaturedKABUPATEN SUKABUMI

Manfatkan Limbah Kayu, Penghasilan Rp100 Juta Setiap Bulan

×

Manfatkan Limbah Kayu, Penghasilan Rp100 Juta Setiap Bulan

Sebarkan artikel ini

Bermodal keinginan dan ketekunan, Martin Harnudin, warga Kampung Bojong Warung, RT 2/3, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar berhasil menyulap bambu yang berada di sekitar rumahnya menjadi berbagai macam kerajinan bernilai rupiah. Seperti ide kreatif pria yang lahir pada 41 tahun silam ini?

Dendi Koswara, Cikembar

Bank bjb Tandamata

BAGI sebagian orang, setelah pohon bambu dijadikan pagar rumah atau tiang penyangga bangunan, limbahnya acap kali dibuang atau langsung dibakar. Karena mengira, limbah tersebut tidak bisa lagi dipergunakan atau dimanfaatkan untuk keperluan lainnya. Namun tidak bagi Martin Harnudin. Lewat tangan dan ide kreatifnya, limbah bambu itu disulap menjadi kerajinan yang bernilai jutaan rupiah. Dimulai dari miniatur, interior rumah, tas, teko atau tempat, gelas, baki, gazebo, kursi, meja dan peralatan dapur lainnya untuk keperluan ibu rumah tangga.

Karena ide kreatifnya itu, wartawan koran ini pun mendatangi kediamannya di Kampung Bojong Warung, RT 2/3, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar. Ya, sungguh luar biasa hasil kerajinannya itu. Nampak cantik, serta dipastikan setiap orang yang melihat ingin memilikinya. Sosok inspiratif itu, pun akhirnya bersedia membagi kisah kerajinan tangannya kepada Radar Sukabumi.

“Awalnya, kerajinan bambu ini saya ketahui dari sepupu yang bekerja sebagai TKI di negara Timur Tengah. Setelah itu, saya coba-coba membuatnya,” ujar Martin, mengawali pembicaraan dengan wartawan.Hasil dari percobaannya itu, langsung memunculkan peminat.

Bagaimana tidak, karena memang hasil keuletannya itu memang sangat menarik. Luar biasanya, meskipun kreasinya itu baru, tapi peminat hasil kerajinannya itu tidak hanya dari dalam negeri, melainkan langsung sampai ke luar negeri. “Setelah saya berhasil membuat satu karya dan menyampaikannya kepada sepupu saya itu, ternyata ada yang minat. Dari situlah, beberapa pesanan pun mulai bermunculan,” akunya bangga.