SUKABUMI – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengimbau para pelajar, mahasiswa, dan pemuda untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta teknologi digital. Hal ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang digelar di Masjid Baiturrahim, Lingkar Selatan, pada Jumat (20/6/2025) sore.
Bobby menyoroti kemudahan akses terhadap konten negatif di era digital yang dinilai dapat merusak moral generasi muda. “Semua bermula dari keinginan yang didukung oleh teknologi,” ujarnya.
Ia mencontohkan bagaimana algoritma media sosial bekerja layaknya e-commerce, di mana konten yang ditonton selama lebih dari 15 detik akan memicu munculnya konten serupa, bahkan yang lebih ekstrem. Bobby juga mengingatkan tentang sifat adiktif media sosial dan tantangan menjaga kerendahan hati di tengah popularitas.
“Orang bisa menyembunyikan banyak hal, tapi untuk tidak ujub (sombong) itu sulit. Kesulitan menjadi orang populer adalah bagaimana menyampaikan kebaikan dengan tetap rendah hati,” tuturnya.
Menurut Bobby, ketenaran saat ini bisa diraih tanpa proses panjang seperti dulu. “Kalau dulu harus dilirik produser dulu. Sekarang tinggal sejauh mana mau dieksplorasi dan memilih jalurnya,” tambahnya.






