KABUPATEN SUKABUMI

RSUD Sekarwangi dan PMI Buka Layanan Kesehatan Gratis di Kasepuhan Gelar Alam

×

RSUD Sekarwangi dan PMI Buka Layanan Kesehatan Gratis di Kasepuhan Gelar Alam

Sebarkan artikel ini
Suasana tim medis saat tim medis Rumah sakit Sekarwangi Cibadak dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi gelar 
Suasana tim medis saat tim medis Rumah sakit Sekarwangi Cibadak dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi gelar 

SUKABUMI –  Kolaborasi antara RSUD Sekarwangi Cibadak dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat adat yang selama ini hidup jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan memadai.

Balai pengobatan sementara yang didirikan di kampung adat itu dipadati warga, dari ibu hamil, anak-anak, hingga para lansia. Mereka datang dengan penuh harap untuk mendapatkan layanan medis yang selama ini sulit mereka akses akibat medan yang berat dan jarak tempuh yang jauh dari pusat layanan kesehatan.

Bank bjb Tandamata

Direktur RSUD Sekarwangi, Gatot Sugiharto, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program rutin pelayanan medis, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang seringkali terpinggirkan dalam pelayanan kesehatan.

 “Ini adalah bentuk kehadiran negara melalui tenaga medis bagi masyarakat adat. Mereka yang selama ini harus menahan sakit karena keterbatasan akses, kini bisa langsung bertemu dan berkonsultasi dengan dokter spesialis,” ujar Gatot.

Masih kata Gatot, tim medis yang diterjunkan mencakup dokter umum, dokter gigi, dokter bedah, hingga dokter kandungan. Mereka melayani berbagai keluhan, mulai dari gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga masalah kesehatan ibu hamil dan balita.

Tidak hanya pengobatan, lanjut Gatot kegiatan ini juga menyertakan edukasi kesehatan. Para ibu hamil mendapat penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi selama masa kehamilan untuk mencegah stunting, salah satu isu krusial dalam pembangunan kesehatan masyarakat di daerah tertinggal