SUKABUMI – Kondisi jalan rusak di ruas Jalan Raya Babakan Sawah – Cileuleuy, Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, menuai protes dari warga setempat.
Jalan yang merupakan kewenangan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi ini, tampak memprihatinkan dengan banyaknya lubang serta dipenuhi genangan air dan lumpur.
Kerusakan kondisi jalan cukup parah dan membentang di sejumlah titik sepanjang ruas tersebut. Keadaan ini kerap membuat pengendara, terutama pengguna sepeda motor, kesulitan melintas. Tak jarang, warga harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir atau terjatuh saat melewati jalan berlumpur tersebut.
“Kalau hujan turun, jalan berubah jadi kubangan besar. Licin dan berbahaya, apalagi buat motor,” kata Dedi (35), salah satu warga Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar pada Senin (21/04).
Untuk itu, warga berharap perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, mengingat ruas jalan ini merupakan akses vital penghubung antar desa dan jalur transportasi utama masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.
“Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan, untuk memperbaiki kerusakan jalan agar tidak menimbulkan korban jiwa. Apalagi, di jalan ini kalau malam hari, dapat dipastikan gelap gulita, karena tidak adanya PJU,” paparnya.
Sementara itu, Camat Ciambar, Arif Solihin mengatakan, pihaknya membenarkan terkait kondisi jalan rusak di wilayah tersebut.
Menurutnya, kondisi jalan yang memiliki kategori rusak parah di ruas Jalan Raya Babakan Sawah – Cileuleuy, Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, memiliki panjang sekitar 8 kilometer, tepatnya mulai dari ujung jalan Desa Ginanjar, Desa Munjul, hingga Desa Wangunjaya.






