KABUPATEN SUKABUMI

DLH Kabupaten Sukabumi : Program RDF Pengurangan Sampah, Tengah dilakukan Uji Coba di TPSA Cimenteng

×

DLH Kabupaten Sukabumi : Program RDF Pengurangan Sampah, Tengah dilakukan Uji Coba di TPSA Cimenteng

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo

PALABUHANRATU – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi  Prasetyo klaim progres pembangunan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) yang berteknologi RDF (Refused Derived Fuel) di area TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) di Cimenteng, Kecamatan Cikembar, tengah dalam proses uji coba.

Hal itu ditegaskan Prasetyo saat diwawancara Radar Sukabumi belum lama ini, dimana saat ini teknologi RDF tersebut sedang ada dilakukan uji coba.

Bank bjb Tandamata

“Insya allah sarana prasana sudah cukup, jadi kalau sudah uji coba, itu berjalan lancar, baru kita betul betul sesuai dengan perjanjian kerjasama antara kami Pemda dengan pihak PT SCG itu akan kita laksanakan,” ujar Prasetyo.

“Tapi saat ini sedang uji coba dulu dari hasil sampah yang dihasilkan di kabupaten Sukabumi yang ditampung di TPA Cimenteng ini,” imbuhnya.

Dengan mulai dilakukannya uji coba, Prasetyo berharap kedepan kondisi sampah di kabupaten Sukabumi dengan adanya kerja sama tersebut, tentunya akan berdanpak terhadap berkurangnya volume TPSA di Cimenteng.

“Bahwa di TPSA kami di Cimenteng itu akan berkurang, dari sisi jumlah tumpukan sampah, dan kita berupaya untuk pengurangan sampah baik di hulu maupun di hilur sebetulnya,” jelasnya.

Dan sejauh ini, tegas Prasetyo jajaran Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya tidak hanya tahun 2025 ini, namun sejak sebelum sebelumnya, sehingga dimugkinkan untuk penanganan sampah mulai dari hulu hingga hilir akan terus digalakan.

“Insya allah mudah mudahan juga dapat terselesaikan, jadi tidak semua sampah masuk ke TPSA, harusnya kan residu yang masuk, tapi kan masyarakat belum teredukasi dengan baik,” terangnya.

“Insya allah kedepan secara perlahan kita bertahap, kita akan coba bagaimana caranya masyarakat bisa mengurangi sampah di sumbernya. Apa yang bisa digunakan ya gunakan saja, daripada harus di buang ke TPA,” tandasnya.

Seperti diketahui, pembangunan teknologi RDF ini, merupakan program penanganan dan pengurangan sampah sekaligus pencapaian nol bersih emisi per tahun 2050, dengan kerja sama perusahaan PT Cahaya Yasa Cipta (CYC) Thailand dan pemerintah daerah dan kontribusi aktif SCG.

Program dari RDF sangat dinantikan pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu, terlebih, teknologi yang digunakan bisa mendukung program pengurangan sampah di Kabupaten Sukabumi. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *