PENDIDIKAN

Pemerintah Gelontorkan Rp143 Miliar untuk DAK Fisik SMA Tahun 2024, Kadisdik Jabar Apresiasi Kinerja 12 Sekolah Berikut Ini

×

Pemerintah Gelontorkan Rp143 Miliar untuk DAK Fisik SMA Tahun 2024, Kadisdik Jabar Apresiasi Kinerja 12 Sekolah Berikut Ini

Sebarkan artikel ini
Kadisdik Jabar Wahyu Mijaya
Kadisdik Jabar Wahyu Mijaya. (foto: Ist/ Disdik

BANDUNG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar) Wahyu Mijaya mengapresiasi kepada Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA), atas kinerja dalam meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan.

Tercatat sebanyak 12 sekolah yang berhasil memenangkan Apresiasi Kinerja Terbaik Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SMA di Jabar tahun anggaran 2024. Apresiasi tersebut merupakan bentuk terima kasih atas kinerja satuan pendidikan.

Bank bjb Tandamata

“Terima kasih atas segala upaya, dedikasi, semangat serta pengorbanan yang dilakukan selama ini untuk mendidik putra-putri kita dan mengoptimalkan proses belajarnya,” kata Wahyu Mijaya.

Lebih lanjut Kadisdik mengatakan bahwa pembangunan berbagai sarana dan prasarana pembelajaran melalui DAK Fisik SMA tahun 2024, dan fasilitas tersebut diharapkan dapat manfaatkan sebaik-baiknya.

“Sukeskan penggunaannya, sukseskan juga administrasinya, lalu rawat. Jangan sampai kita membangun tanpa bisa memelihara,” ujar Wahyu Mijaya, dilansir laman Disdik Jabar, Senin (23/12/2024).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) PSMA Disdik Jabar, Awan Suparwana menjelaskan, sebanyak 83 satuan pendidikan mendapatkan bantuan DAK Fisik dengan total anggaran sebesar Rp143.345.949.000.

“Prasarana pendidikan berupa ruang rehabilitasi, pembangunan ruang belajar, dan penunjang lainnya sebanyak 25 menu/jenis bantuan serta sarana pendidikan berupa pengadaan alat peraga IPA dan alat TIK,” tuturnya.

Dari empat kategori, SMAN 15 Garut meraih terbaik 1 kategori pengelolaan dan pelaporan, SMAN 1 Cabangbungin menjadi terbaik kategori ketuntasan, SMAN 1 Sukatani mendapatkan terbaik 1 kategori peningkatan kualitas pembangunan, dan SMAN 1 Langkaplancar memperoleh terbaik 1 kategori peningkatan kualitas rehabilitasi.