KABUPATEN SUKABUMI

Pria Berkumis di Sukabumi Bikin Ricuh dalam Acara Jalan Santai Kampanye Pilkada, Minta Maaf Lewat Video

×

Pria Berkumis di Sukabumi Bikin Ricuh dalam Acara Jalan Santai Kampanye Pilkada, Minta Maaf Lewat Video

Sebarkan artikel ini
Pria Berkumis di Sukabumi Bikin Ricuh
Tangkapan layar pria berkumis tebal saat menyatakan permintaan maaf.

PALABUHANRATU – Pria yang sempat viral karena membuat kericuhan saat pengundian doorprize dalam acara jalan santai dan senam sehat Pilkada di Pantai Karang Naya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 27 Oktober 2024 meminta maaf.

Hal itu seperti yang terlihat dalam sebuah video yang beredar dengan durasi
58 detik, terlihat pria berkumis tebal mengaku bernama Asep Mustopa, atau akrab dipanggil Josep, menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang terjadi sebelumnya.

Bank bjb Tandamata

Dalam video yang beredar, Asep mengakui perbuatannya sebagai tindakan spontan dan menyatakan tidak ada niat untuk mengganggu jalannya acara atau kegiatan yang sempat dihadiri oleh calon Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri dan Zainul.

“Saya, Asep Mustopa alias Josep dari Kampung Badak Putih, meminta maaf atas kericuhan yang terjadi pada acara jalan santai beberapa hari lalu. Itu terjadi secara spontan dan tidak ada maksud mengganggu acara tersebut,” ungkap Asep seperti yang terlihat dalam video.

Kemudian Asep juga menyampaikan permohonan maafnya kepada panitia dan sejumlah tokoh yang hadir, termasuk calon bupati dan calon wakil bupati Iyos Somantri, Zainul, Iman Adinugraha, anggota DPR RI Heri Gunawan, serta calon Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
“Demikian permintaan maaf saya tanpa ada tekanan dari pihak manapun,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jalan Santai, Empang Sopandi saat dikonfirmasi menyayangkan permohonan maaf yang diutarakan Asep, pasalnya tidak dilakukan secara langsung dengan menemui panitia.

Namun begitu, Empang menegaskan bahwa proses hukum atas laporan terkait tindakan yang dilakukannya dalam acara jalan santai akan tetap berjalan.

“Dia minta maaf, tapi tidak datang langsung menemui pelapor. Silakan meminta maaf, tapi proses hukum tetap berlanjut,” tegas Empang

Empang juga menekankan bahwa pasangan calon bupati dan wakil bupati yakni Iyos Somantri – Zainul serta calon gubernur kang Dedi Mulyadi tidak terlibat dalam persoalan tersebut, pasalnya hanya sebagai undangan.

“Minta maaf itu ke yang lapor, yaitu panitia. Pak Iyos, Pak Zainul, dan Pak Dedi Mulyadi hanya sebagai tamu undangan. Yang mengadakan acara adalah kami sebagai panitia,” paparnya.

Sebelumnya, atas adanya insiden tersebut, panitia sehari setelah acara jalan santai dan senam asik tersebut, yakni Senin, (28/10) melaporkan Asep ke pihak kepolisian dalam hal ini ke Polres Sukabumi karena telah membuat kericuhan hingga kegiatan sempat terganggu.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Pelapor telah memberikan keterangan,” singkatnya. (Ndi)