POLITIK

Ilham Habibie: Indonesia Emas Harus Dimulai dari Jabar

×

Ilham Habibie: Indonesia Emas Harus Dimulai dari Jabar

Sebarkan artikel ini
Ilham Akbar Habibie, putra sulung presiden ke-3 RI BJ Habibie, melakukan kunjungan ke Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini dalam rangkaian kunjungannya untuk menyosialisasikan visi Indonesia Emas 2045
Ilham Akbar Habibie, putra sulung presiden ke-3 RI BJ Habibie, melakukan kunjungan ke Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini dalam rangkaian kunjungannya untuk menyosialisasikan visi Indonesia Emas 2045

BANDUNG — Ilham Akbar Habibie, putra sulung presiden ke-3 RI BJ Habibie, melakukan kunjungan ke Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini dalam rangkaian kunjungannya untuk menyosialisasikan visi Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan warga serta tokoh masyarakat yang turut antusias menyambut gagasan besar ini.

Dalam sambutannya, Ilham Habibie menekankan pentingnya peran strategis Jawa Barat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas. “Jawa Barat memiliki segala komponen yang dibutuhkan untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Kita memiliki lumbung pangan yang tersebar di berbagai daerah, lumbung industri—50% industri di Indonesia terletak di Jawa Barat—serta lumbung pendidikan, dengan banyaknya perguruan tinggi dan pesantren yang tersebar di berbagai daerah,” ujar Ilham.

Bank bjb Tandamata

Ilham juga menyoroti perlunya pengembangan sektor-sektor kunci seperti lapangan pekerjaan, pendidikan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, untuk mencapai Indonesia Emas 2045, pembangunan Jawa Barat harus berfokus pada peningkatan akses pendidikan yang merata, penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan, dan pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Ilham Habibie, yang juga maju sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 3, berpasangan dengan Ahmad Syaikhu, dikenal sebagai pasangan ASIH. Pasangan ini membawa visi perubahan besar bagi Jawa Barat dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang merata di seluruh daerah.