Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Mahasiswa KKN-T UMMI Gelar Workshop Pengembangan Sosial dan Psikologi Anak

×

Mahasiswa KKN-T UMMI Gelar Workshop Pengembangan Sosial dan Psikologi Anak

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN-T UMMI Gelar Workshop

SUKABUMI – Mahasiswa dari Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Sosial dan Psikologi Anak di Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/9/2024). Acara ini diadakan untuk meningkatkan kapasitas pendidik non-formal, seperti guru PAUD , guru Sekolah Pendidikan Sosial (SPS), dan lembaga pendidikan lainnya yang berfokus pada anak-anak usia dini. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN-T UMMI yang berlangsung selama 40 hari.

Ketua Kelompok 5 KKN-T UMMI, Moehamad Noer Bagoes Samoedro menjelaskan kegiatan ini dirancang dengan tujuan memperkaya pemahaman para pendidik mengenai perkembangan anak. “Kami ingin memastikan bahwa para pendidik non-formal memiliki alat dan pengetahuan yang tepat untuk membantu anak-anak dalam perkembangan sosial dan emosional mereka,” ujarnya.

Bank bjb Tandamata

Moehamad menambahkan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan pendekatan yang tidak hanya akademis tetapi juga memperhatikan aspek psikologis dan sosial, sehingga anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung.

“Tujuan utama dari workshop ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek penting dalam perkembangan sosial dan psikologis anak usia dini. Dalam pendidikan non-formal, pendidik memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan perkembangan emosional anak-anak, sehingga penting bagi mereka untuk terus memperbarui pengetahuan serta teknik pengasuhan yang efektif. Workshop ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, menyediakan ruang bagi pendidik untuk mendapatkan wawasan terbaru mengenai teknik yang dapat diterapkan dalam mendukung pertumbuhan anak-anak,” terangnya.

Adapun materi yang disampaikan dalam workshop mencakup berbagai topik penting, seperti teknik pengasuhan yang tepat, pendekatan psikologis yang mendukung perkembangan optimal anak, serta cara menghadapi tantangan yang muncul dalam proses pendidikan anak usia dini. “Selain pemaparan teori, kegiatan ini juga dirancang secara interaktif, dimana para peserta bisa terlibat dalam diskusi kelompok dan saling berbagi pengalaman. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana saling mendukung di antara para pendidik non-formal dalam menerapkan metode pengajaran yang lebih baik,” tambahnya.

Lanjut ia menambahkan, workshop ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-T UMMI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pendidik non-formal di Desa Selaawi dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung perkembangan anak-anak secara lebih efektif dan komprehensif. Pengetahuan yang diberikan dalam workshop ini tidak hanya terbatas pada pengasuhan anak secara umum, tetapi juga memperhatikan kebutuhan individu setiap anak, sehingga setiap anak dapat berkembang sesuai potensinya masing-masing.