KOTA SUKABUMI

Pengendara Motor di Kota Sukabumi Tewas Tertabrak KA Siliwangi

×

Pengendara Motor di Kota Sukabumi Tewas Tertabrak KA Siliwangi

Sebarkan artikel ini
Pengendara Motor di Kota Sukabumi Tewas Tertabrak KA Siliwangi
Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalan Amubawa Sasana, tepatnya Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Minggu (25/8).

SUKABUMI – Satu unit sepeda motor tertabrak Kereta Api (KA) Siliwangi jurusan Cipatat-Sukabumi di Jalan Amubawa Sasana, tepatnya Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang. Akibatnya, satu orang meninggal di tempat dan satu penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Dari informasi yang peroleh Radar Sukabumi, insiden terjadi sekira pukul 16.15 WIB. Bermula saat, pengendara sepeda motor Yamaha Mio berplat nomor F 3768 UY dengan membonceng satu orang penumpamg melaju dari arah Jalan Amubawa Sasana menuju Jalan Babakan Bandung. Tiba-tiba, datang KA Siliwangi melaju dari arah Cianjur menuju Stasiun Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Akibatnya, belakang kendaraan sepeda motor tersebut tertabrak. Salah satu saksi di lokasi kejadian, Mustofa (58) mengatakan, pada saat kejadian sepeda motor yang dikendarai korban sudah melewati perlintasan kereta api namun bagian belakang sepeda motornya tertabrak kereta api. Akibatnya, korban terpental hingga sekitar 15 meter dari lokasi kejadian.

“Ada (terdengar) klakson, emang agak buram (laju kereta api tidak terlihat) karena memang ketutup banyak bangunan jadi ga terlalu jelas.

Yang meninggal itu bukan orang wilayah sini jadi belum paham situasi, katanya orang Jampang, kerja di sini kantor kurir pengantar paket,” kata Mustofa kepada wartawan, Minggu (25/8).

Lanjut Mustofa, sebelum kejadian warga di sekitar lokasi kejadian sudah mengingatkan dengan berteriak kepada pengendara sepeda motor bahwa akan ada kereta api yang melintas.

Namun, kemungkinan korban menggunakan helm, jadi tidak terdengar. “Yang satu masih ada nyawaan (itu) yang bawa motornya, (lalu) dibawa ke rumah sakit oleh warga menggunakan angkot.

Yang satu itu (yang dibonceng) kayaknya sudah tidak ada nyawa, keluar darah dari hidung, mulut, benturan keras dari kepala,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi mengatakan, PT KAI mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi perlintasan sebidang kereta api.

“Adapun identitas korban yang meninggal dunia atas nama Burhan Maulana warga Desa Cilangkap, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi dan yang luka-luka atas nama Indra Lesmana warga Desa Undrus Binangun, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi,” tutupnya. (Bam)