JAKARTA — Kekalahan dari Spanyol, membuat kutukan Harry Kane masih terus membayang-bayangi tim yang dibela olehnya baik di kancanh domestik maupun internasional. Baru saja Timnas Inggris mengalami kekalahan menyakitkan kedua berturut-turut di partai final Euro 2020 dan 2024.
Spanyol memberikan mimpi buruk bagi Inggris dengan mengalahkan The Three Lions dengan skor akhir 2-1. Dengan demikian Inggris tak berhasil merengkuh gelar juara Euro 2024, menunda kegembiraan untuk kesekian kalinya.
Banyak kemudian orang yang mengaitkan gagalnya Timnas Inggris ini karena menempel dengan eratnya kutukan Harry Kane di tubuh tim Gareth Southgate.
Bagaimana tidak, Harry Kane sejauh ini masih belum memenangkan atau menjuarai trofi bergengsi bersam aklub maupun negara. Bahkan sudah ada banyak laga final yang Harry Kane jalani, tetapi tidak satupun yang suskes menjadi juara.
Diketahui Harry Kane tercatat sudah sempat merasakan dua kali kekalahan di laga final Piala Carabao bersama Tottenham Hotspur. Kemudian Harry Kane juga pernah merasakan satu kali kekalahan di final UEFA Liga Champions, masih saat membela Tottenham.
Lalu Harry Kane pernah juga merasakan pahitnya kekalahan di final Euro 2020 dan kini 2024. Eks pemain akademi Arsenal itu juga pernah merasakan kekalahan di Piala Super Jerman bersama Bayern Munich.
Fakta lainnya, Bayern Munich sampai sempat merasakan tidak mampu mendapatkan gelar juara liga padahal 12 tahun sebelumnya selalu merasakan hal tersebut pasca bergabungnya Harry Kane.
Jelas kini Harry Kane tidak pernah memenangkan satupun gelar bergengsi, 6 kali laga final dan 6 kali kekalahan juga yang ia rasakan. Pahit. Harry Kane sekarang sudah berusia 30 tahun, apakah kutukan itu akan terpecahkan olehnya sebelum ia pensiun nanti? Menarik untuk ditunggu.
Sampai-sampai ada statistik ‘buruk’ yang disandang oleh Harry Kane di laga final kali ini. Mengutip data OptaJoe, Harry Kane hanya melakukan satu sentuhan di kotak penalti lawan pada final Euro 2020 dan Euro 2024 melawan Italia serta Spanyol.
Lebih sedikit dari apa yang sudah pernah dilakukan Jack Grealish yang bermain selama 21 menit di final Euro 2020 dan tidak masuk ke skuad Inggris pada gelaran Euro 2024 di Jerman.
Sungguh ironi penampilan Harry Kane di laga penting seperti final Euro 2024 ini, di mana harusnya ia memberikan yang terbaik untuk negara kelahirannya sendiri.
Dani Olmo Benar, Kutukan Harry Kane Terus Berlanjut! Dani Olmo sebelumnya sempat berjanji akan memperpanjang kutukan trofi Harry Kane, saat tim Spanyol menghadapi Inggris di final Euro 2024.
Olmo mencetak hattrick ketika tim Leipzig-nya mengalahkan Bayern Munich di Piala Super Jerman pada bulan Agustus 2023 lalu.
Kekalahan ini menghalangi Kane untuk mengangkat trofi pertamanya, dan pemain Spanyol itu sudah bersiap untuk memperpanjang nasib buruk mantan striker Tottenham itu dengan memimpin Spanyol meraih kemenangan di final Euro 2024.






