CIKOLE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, berupaya pemenggenjot pembangunan zona integritas (ZI) menuju Wilayah bebas korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih melayani (WBBM).
Hal itu, selaras dengan reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang sederhana, simple, lincah, dan cepat serta birokrasi yang
bersih, akuntabel dan pelayanan publik yang prima.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati mengatakan, dalam pembangunan zona integritas Puskesmas Selabatu menjadi salah satu unit kerja yang tahun ini dinilai Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kemenpan RB.
“Ya, saat ini Puskesmas Selabatu menjadi satu unit kerja yang tengah dilakukan penilaian,” kata Lulis kepada Radar Sukabumi, Jumat (13/10).
Lulis menjelaskan, sebagai salah satu standar pelayanan publik yang harus dipenuhi untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM, Dinkes Kota Sukabumi melakukan berbagai upaya pembenahan dan perbaikan agar zona integritas dapat tercapai.
Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan peningkatan komitmen dan kesadaran pegawai dalam menjalankan tugas tanggung jawabnya secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
“Hal ini dilakukan melalui pelatihan kesadaran anti korupsi serta pembentukan tim survei kepuasan masyarakat untuk memperbaiki kualitas pelayanan,” ujarnya.
Selain itu, Dinkes Kota Sukabumi juga melakukan reformasi birokrasi melalui pembuatan prosedur kerja yang terstandarisasi dan terintegrasi agar setiap proses pelayanan dapat dilakukan dengan cepat, mudah, dan efisien serta mengurangi potensi penyalahgunaan wewenang dan korupsi.
“Selain pembenahan internal, kerjasama dengan masyarakat juga sangat penting dalam mewujudkan WBK dan WBBM,” cetusnya.
Pihaknya berhatap, dengan upaya pembenahan ini, Dinkes Kota Sukabumi dapat segera meraih predikat WBK dan WBBM.
Hal ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi Dinkes sebagai institusi, tetapi juga masyarakat Kota Sukabumi dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terpercaya.
“Pemenuhan standar WBK dan WBBM juga akan menjadi cerminan bagi keberhasilan reformasi birokrasi di Kota Sukabumi,” tukasnya. (bam)






