PENDIDIKANPurwakarta

Puluhan Siswa SDN 1 Sukamanah Bojong Purwakarta, Belajar di Ruangan Sempit Tanpa Kursi, Begini Kata Kepsek

×

Puluhan Siswa SDN 1 Sukamanah Bojong Purwakarta, Belajar di Ruangan Sempit Tanpa Kursi, Begini Kata Kepsek

Sebarkan artikel ini
SDN 1 Sukamanah Bojong Purwakarta
Para siswa kelas dua SDN 1 Sukamanah, sedang belajar diruangan tanpa alas duduk.

PURWAKARTA – Ratusan siswa SD Negeri 1 Sukamanah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, masuk hari pertama atau tahun ajaran baru 2023/2024 sekolah, Senin 17 Juli 2023.

Dihari pertama ini, pihak sekolah mengadakan pengenalan lingkung sekolah bagi siswa baru. Kemudian dilakukan pembagian ruangan kelas, baik bagi siswa yang naik kelas maupun siswa baru.

Bank bjb Tandamata

Namun saat pembagian ruang kelas, ada 1 rombongan belajar (Rombel) atau puluhan siswa yang menempati sebuah ruangan berukuran kecil alias sempit.

Bahkan sebagaimana diketahui, bahwa ruang yang kini dipakai untuk siswa belajar tersebut, sebelumnya dipergunakan sebagai tempat ibadah atau mushola sekolah.

Terkait hal itu, para orang tua siswa kelas dua (2.1) tersebut sempat mengeluhkan kondisi ruangan. Mereka mengeluhkan bahwa ruang belajar yang kini ditempati anak-anak tersebut dinilai kurang memadai.

Bagaimana tidak, karena didalam ruangan kecil tersebut hanya tersedia bangku belajar siswa. Tanpa adanya kursi atas alas duduk apapun. Sehingga para siswa tersebut terpaksa duduk diatas keramik yang terasa dingin.

“Kasihan anak-anak duduknya gak pake alas apapun alias duduk dikeramik, pastinya mereka merasa dingin,” ucap beberap orang tua siswa.

Para orang tua siswa berharap kiranya pihak sekolah (SDN) Sukamanah, dapat memberikan solusi. Maksunya jika ada ruangan kelas lain yang lebih memadai untuk anak-anak agar dapat belajar lebih nyaman.

“Mudah-mudahan ada solusi dari sekolah agar anak-anak bisa belajar lebih nyaman dengan sarana yang memadai,” harap orang tua siswa.

“Namun saat ini, para orang tua siswa tersebut berinisiatif untuk membeli karpet ruangan, agar anak-anak tidak dingin duduk diatas kramik tersebut,” imbuh salah seorang orang tua siswa.

SDN 1 Sukamanah Bojong Purwakarta
Gedung bekas Mushola yang digunakan belajar mengajar siswa kelas dua SDN 1 Sukamanah Bojong Purwakarta.

Sementara itu, Kepala (UPTD) SD Negeri 1 Sukamanah atau Kepsek, Cecep Tatadirja M.Pdi, saat dimintai penjelasannya, ia mengatakan bahwa di SD Negeri 1 Sukamanah ada beberapa ruang kelas kosong.

Namun lanjutnya, kondisi ruangan tersebut sangat tidak memungkinkan untuk digunakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Karena kondisi atap bangunannya sudah rapuh dan lapuk, sehingga di kawatirkan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

“Ya ada beberapa ruangan yang kosong, tapi kondisi ruangannya tidak memungkinkan untuk dipakai belajar mengajar siswa,” tutur Cecep.

Lebih lanjut dikatakannya, pengajuan rehab atau perbaikan untuk beberapa ruangan kepas yang kondisinya rusak, sudah lama disampaikan atau diajukan ke pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta.

“Sudah disampaikan ke Disdik, namun hingga saat ini belum ada realisasinya entah sampai kapan,” ujar Cecep.

Hal senada juga dituturkan oleh beberapa guru atau tenaga pengajar SD Negeri 1 Sukamanah, kepada Radar Sukabumi, Senin (17/7).

Menurut salah sorang guru tersebut, bahwa pengajuan agar ada bantuan anggaran perbaikan dari pemerintah atau Disdik Purwakarta, sudah lama diajukan. Tapi sampai saat ini tidak ada kepastian arau realisasi. (Roni)