BERITA UTAMA

Tak Hiraukan Mitos

×

Tak Hiraukan Mitos

Sebarkan artikel ini

Pemain sayap Persib Bandung, Febri Hariyadi, enggan menanggapi mitos laga perdana Persib di Liga Indonesia yang selalu diakhiri dengan skor imbang. Hal itu mengacu pada hasil laga pembuka dua musim terakhir.

Pada TSC 2016, Persib ditahan 1-1 oleh Sriwijaya FC. Kemudian pada Liga 1 2017, giliran Arema menahan Persib dengan skor 0-0. “Saya tidak terlalu percaya dengan mitos itu. Hasil seri bukan kemauan seluruh pemain. Kami ingin menang dan sudah bekerja maksimal, tapi hasilnya memang seperti ini,” ujar Bow sapaan akrab Febri Hariyadi, seusai pertandingan di Stadion GBLA, Kota Bandung, kemarin (26/3).

Bank bjb Tandamata

Pemain bernomor punggung 13 di Persib ini menyatakan tidak ada perbedaan dalam kesiapan untuk mengawali pertandingan di Persib maupun saat membela Timnas Indonesia U-23. “Persiapan saya sama saja dan saya bersama teman-teman sudah berusaha kerja keras. Bedanya kalau di sini saya membela klub, di timnas membela negara,” jelas Bow.

Bow mengungkap tetap bermain dengan caranya sendiri dan tidak mengubah karakter dalam bermain. “Mungkin karena lelah dan saya pikir itu normal. Tapi, di lapangan saya sudah berikan yang terbaik, hanya hasil yang kurang memuaskan. Mudah-mudahan di laga selanjutnya kami bisa meraih tiga poin walau nanti bermain di kandang lawan,” lanjut Bow.

Sementara itu, Dengan hasil ini, Persib memperpanjang catatan imbang pada pertandingan awal di kompetisi. “Kita tidur (kurang konsentrasi), cuma ada satu bola dari lawan dan jadi gol,” ujar Fernando Soler, Asisten pelatih Persib. “Liga baru mulai, yang penting tidak kalah di kandang sendiri,” lanjutnya.

Dengan hasil imbang ini, Soler mengaku jika mental dari Febri Hariyadi Cs jatuh. Terlebih lawan yang akan dihadapi pada pekan kedua adalah Sriwijaya FC. “Tapi saya yakin mereka (pemain) akan bangkit. Kami tim pelatih akan membantu secara taktikal dan psikologis,” ujarnya. (net)