SUKABUMI – Pondok Pesantren (Ponpes) Hayatul Qur’an di Kampung Karamat RT 03 Rw 11, Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh rutin melaksanakan pengajian. Apalagi di bulan Ramadan ini ada tiga kitab yang dikhususkan untuk dibaca.
” Kitab mukhtarul hadits, Fathul qarib dan Fathul Izar, tentunya ketiga kitab ini harus selesai selama bulan ramadan ini,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Hayatul Qur’an Egi Ergiansah kepada Radar Sukabumi, Selasa (5/4).
Pesantren ini ternyata tidak memliki santri banyak sampai mencapai ratusan santri. Melainkan hanya belasan santri saja.
” Kata para sesepuh, seperti Almukarom Abuya Anidom, satu santri sama dengan seribu santri, artinya mau santri itu baik maupun buruk sama saja. Mendidik ya dengan jumlah santri yang seribu. Cuman keberkahannya yang berbeda,” katanya
Tak hanya itu, lanjut Egi, dengan santri sedikit itu lebih bagus dalam memberikan pelajarannya, dibandingkan dengan satri yang banyak namun ilmunya tidak tersampaikan.
“Intinya lebih baik sedikit namun membawa keberkahan dan mengamalkan ilmunya dengan baik,” bebernya.
Santri yang bermukim di pondok pesantren Hayatul Qur’an berbagai macam daerah.
“Alhamdulillah walaupun santri kita sedikit, tapi santri yang datang dari berbagai daerah,” tuturnya
Dikatakannya, pondok pesantren hayatul Qur’an sudah berdiri selama 35 tahun, dimana pesantren ini dipelopor oleh Ustad Jayadi Suteja. Bahkan dulu itu, sempat membuka Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan ada tempat pengajian RA yang merupakan bagian daripada kementerian agama. (Cr1/d)






