SIMPENAN–Akibat hujan deras, kembali menimbulkan bencana longsor, sekitar pukul 09.00 WIB. Kali ini, tebing di Kampung Cipurut, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan longsor hingga menutup badan jalan yang menghubungkan Kampung Mariuk, Desa Cidadap dengan Desa Cibuntu dan Mekarasih.
Kepala Urusan Ekonomi dan Pembangunan (Kaur Ekbang) Desa Cibuntu, Irwan Rusyandi menyebutkan, jalan yang tertutup material longsor tersebut merupakan akses utama warga Desa Cibuntu dan Mekarasih untuk ke Palabuhanratu.
“Makanya warga kita kerahkan untuk kerja bakti. Awalnya sulit dilalui kendaraan, alhamdulillah sekarang sudah bisa kembali dilalui,” kata Irwan kepada Radar Sukabumi, Jumat (26/1).
Ia juga menyebutkan, akibat hujan dan gempa berkekuatan 5,2 Sekala Rikter (SR) dan 5,0 SR dalam waktu sehari, belum adanya warga yang melaporkan. Hanya saja, di wilayahnya sempat banyak rumah yang rusak ringan akibat gempa beberapa hari yang lalu.
“Kalau gempa sebelumnya, banyak rumah warga yang rusak. Ada yang retak dan yang paling banyak gentingnya berjatuhan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani juga mengaku belum menerima laporan apakah ada dampak bencana gempa dan hujan atau tidak ada.
“Sampai sekarang kita belum menerima laporan dari tim. Kalau dampak bencana gempa dua hari yang lalu, kita memberikan bantuan kebutuhan dasar kepafa korban yang kena dampak di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak,” ucapnya. (ryl)





