KABUPATEN SUKABUMI

Diguncang Gempa, Mushola di Lengkong Ambruk

×

Diguncang Gempa, Mushola di Lengkong Ambruk

Sebarkan artikel ini
Kondisi bangunan mushola di Kampung Cipeuteuy, RT 27/5, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, ambruk hingga nyaris rata dengan tanah.

RADAR SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, mengklaim tidak ada bangunan atau korban yang terdampak dari bencana gempa bumi bermagnitudo 4,9 SR tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiawan mengatakan, gempa bumi yang getarannya dapat dirasakan seluruh daerah Kabupaten Sukabumi pada Kamis (30/4) tersebut, terletak pada koordinat 7,44 LS dan 106,69 BT tepatnya di laut pada jarak 48 kilometer arah tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan kedalaman 50 kilometer.

Bank bjb Tandamata

“Hasil laporan seluruh petugas yang ada di setiap kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sukabumi, tidak menemukan adanya korban maupun bangunan yang rusak akibat gempa bumi,” jelas Eka kepada Radar Sukabumi, Jumat (1/5).

Ketika disinggung mengenai ambruknya bangunan sebuah mushola di Kampung Cipeuteuy, RT 27/5, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong. Ia menjawab, bahwa bangunan tempat ibadah itu ambruk hingga nyaris rata dengan tanah. Karena, bangunan itu sudah lapuk akibat dimakan usia.

“Kalau memang bangunan mushola itu, ambruk karena guncangan gempa, saya yakin pasti ada bangunan lainnya yang juga mengalami hal serupa. Namun, faktanya kami tidak menemukan dan itu hanya terjadi di wilayah Kecamatan Lengkong saja,” ujarnya.

Berdasarkan asessmen petugas dilapangan, bangunan mushola yang memiliki ukuran 7 meter x 6 meter itu, ambruk saat kondisi mushola dalam keadaan sepi. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya saja akibat bencana inu ditaksir mengalami kerugian materil mencapai Rp65 juta,” pungkasnya. (den/d)