SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Rishka Irryani Suhendro, siswi kelas XII IPA 2 SMA Negeri 3 (Smanti) Kota Sukabumi menjadi satu-satunya siswi yang mewakili Kota Sukabumi ke tingkat nasional dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Di lomba edukasi seni digital tersebut, Rishka berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sehingga ia pun berhak mewakili Jabar untuk mengikuti lomba ke tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada 15-21 September 2019 di Tangerang, Banten.
Namun, prestasi lomba desain poster ini bukan kali pertama yang pernah diraihnya. Sebelumnya, ia juga pernah meraih beberapa prestasi menggambar. “Kalau ikut lomba udah lumayan sering, dan yang juara juga pernah waktu SMP. Tetapi memang enggak sampai ke tingkat nasional,” ucap gadis berhijab itu kepada Radar Sukabumi, Kamis (12/9).
Ketertarikannya akan seni menggambar datang sejak dirinya kelas III SD. Saat itu dirinya tertarik lantaran hobinya yang juga gemar membaca komik. Alhasil gambar yang dibuat kebanyakan tokoh-tokoh kartun anime. “Lebih senang gambar-gambar kaya di komik gitu sih, soalnya emang awal inspirasinya dari sana,” ujar Rishka.
Gadis yang bercita-cita menjadi design grafis itu saat ini disibukkan dengan persiapan menuju lomba nasional. “Paling lebih ke mentalnya aja sih, karena ini kan nasional tetapi insya Allah pasti bisa,” ucapnya.
Seperti diketahui, dalam lomba desain poster tingkat Jabar kemarin, Rishka mengambil tema “Ayo Kita Berperan menjadi GPS”. Sebuah tema yang menurutnya merupakan pesan moral, mengajak masyarakat termasuk kawula muda, agar bersama-sama melawan Hoax dan Bullying pada media sosial.
”Memberikan data/informasi yang akurat sesuai fakta. Seperti GPS yang merupakan salah satu aplikasi di handphone yang dapat mengarahkan penggunanya ke lokasi yang dituju dengan benar,”katanya. Menurutnya, desain poster yang merupakan karyanya itu bergaya Style Manga, laiknya Komik Jepang.
Sementara itu, pembina lomba desin poster Ani Sumarni mengatakan, Rishka adalah siswi yang punya talenta khusus di bidang seni poster. “Untuk awalnya kami dari SMAN 3 melakukan seleksi, dan terpiihlan Rishka ini. Kalau anaknya sendiri memang berbakat yah apalagi seni digital untuk perempuan sangat jarang, mungkin kalau laki-laki banyak tetapi untuk perempuan itu jarang sekali,” terang Ani.
Guru yang sehari-hari mengajar seni budaya di SMAN 3 ini sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh muridnya itu. “Kami harap siswi tersebut bisa kembali meraih juara di tingkat nasional,” tandasnya.
(wdy)




