CIKOLE, RADARSUKABUMI.com – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi akhirnya buka suara soal benderanya kabar tarif PLN naik. Diungkapkan Manajer PLN UP3 Sukabumi, Ichwan Sachroni, pihaknya memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada kenaikan yang dikabarkan melalui berbagai media sosial tersebut. “Tidak ada kenaikan tarif. Kenaikan tarif memang kebijakan pemerintah bukan PLN. Tapi hingga saat ini kita pun tidak mendengar hal tersebut,” jelasnya belum lama ini.
Adapun perubahan, lanjut Ichwan, itu sempat terjadi pada tahun 2017. Tapi bukan kenaikan tarif PLN melainkan perubahan subsidi bagi pelanggan yang menggunakan daya 450 dan 900 volt. “Tidak ada kenaikan, yang ada sempat terjadi pengurangan atau pengembalian sebesar Rp.52,” ungkapnya.
Hal senda disampaikan, Humas PLN UP3 Sukabumi, Wiwin Darwanti. Menurutnya, kenaikan tarif PLN bakal disosialisasikan dari jauh-jauh hari. Artinya, kenaika tidak dilakukan secara diam-diam. “Kalau kenaikan tarif itu pastinya kami (PLN UP3 Sukabumi,red) mengabarkan terlebih dahulu kepada masyarakat, jadi aku minta masyarakat tidak menyikapi kabar yang belum tentu kepastiannya secara berlebihan,” tambah ibu berkacamata ini.
Menurutnya, kenaikan tarif PLN terjadi pada 2013 lalu. Artinya, hingga saat ini belum ada informasi dari pemerintah pusat perintah kenaikan tarif. Adapun pada 2017 lalu, hanya perubahan subsidi bagi pelanggan yang menggunakan daya 450 dan 900 volt. “Tentunya, kami pun akan ikut mengsosialisasikan jika ada kenaikan. Yang pasti, sampai saat ini tidak ada informasi itu, masyarakat bisa langsung menanyakan kepada kami,” pungkasnya.
(upi/d)




