KABUPATEN SUKABUMI

PDAM Suplai Air Bersih

×

PDAM Suplai Air Bersih

Sebarkan artikel ini
SULIT AIR BERSIH: Warga Kampung Jujuluk, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, saat menerima pasokan air bersih dari PDAM.

CISOLOK, RADARSUKABUMI.com, – Kebutuhan air bersih untuk puluhan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Jujuluk, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, akan disuport oleh PDAM Kabupaten Sukabumi.

Saat ini, sedikitnya 42 KK di wilayah tersebut mengalami krisis air bersih.

Bank bjb Tandamata

Pasalnya, sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari saat ini mengering.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiawan mengatakan, sejak 2018 pemerintah Desa Pasirbaru belum pernah melaporkan adanya krisis air.

Namun untuk tahun ini, tepatnya pada 20 Mei 2019, pihaknya mendapatkan laporan bahwa di wilayah tersebut mengalami krisis air.

“Untuk itu, kami bersama PDAM Palabuharatu langsung menyuplai kebutuhan air bersih ke lokasi kekeringan pada 3 Juni 2019,” jelas Eka kepada Radar Sukabumi, kemarin (11/6).

Untuk kebutuhan air bersih di Desa Pasirbatu, saat ini BPBD telah mkerjasama dengan PDAM Palabuhanratu untuk memberikan bantuan ke wilayah tersebut.

“Jadi krisis air di wilayah itu akan disuport dulu oleh PDAM. Karena BPBD juga saat ini tengah melakukan penanganan potensi kekeringan di wilayah Selatan Sukabumi. Seperti Jampunkulon, Surade, Ciracap dan wilayah lainnya yang tidak bisa diakses oleh PDAM,” imbuhnya.

Untuk menanggulangi krisis air, ujar Eka, pemerintah daerah akan memaksimalkan potensi yang ada.

Terlebih lagi, saat ini sudah memasuki musim kemarau yang berpotensi terjadinya kekeringan.

“Sehingga untuk menangani hal ini, Pak Bupati membagi wilayah. Seperti, untuk wilayah Kecamtan Cisolok akan disuport oleh PDAM untuk kebutuhan air bersihnya,” timpalnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Kampung Jujuluk, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, mengalami kesulitan air bersih.

Penyebabnya karena sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari saat ini mengering.

Seorang warga Kampung Jujuluk, RT 2/8, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Asep Rudiansyah (34) mengatakan, sudah puluhan tahun warga Kampung Jujuluk mengalami kesulitan air bersih.

Untuk mendapatkan air bersih, warga setiap hari harus berjalan ratusan meter untuk mendatangi sumber mata air bersih dengan melewati kebun dan jalan terjal serta berliku.

“Warga di sini suka mengambil air yang bersumber dari serapan akar pohon bambu yang lokasinya cukup jauh dengan pemukiman warga.

Ini sudah berlangsung lama, puluhan tahun seperti ini,” kata Asep kepada Radar Sukabumi.

Untuk itu, ia dan warga lainnya berharap kepada pemerintah dapat segera memberikan bantuan kepada warga Kampung Jujuluk untuk kebutuhan air besih.

“Kami sudah kelabakan mencari air bersih. Sumber mata air yang ada sudah mengering. Untuk itu, warga sangat membutuhkan bantuan air bersih untuk di konsumsi sehari-hari,” paparnya.

Camat Cisolok, Asep Mauludi mengatakan, persoalan warga Kampung Jujuluk yang mengalami kesulitan air bersih ini, sempat viral setelah warga setempat mengunggahnya di media sosial Facebook.

“Sebenarnya, kami belum menerima laporan secara resmi dari pemerintah desa soal kesulitan warga yang mengalami kesulitan air bersih ini. Namun berdasarkan laporan dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Cisolok, di wilayah itu terdapat 42 KK yang mengalami krisis air bersih,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, saat ini pemerintah Kecamatan Cisolok telah berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten Sukabumi untuk menyuplai air bersih kepada warga.

“Insya Allah, kedepannya kita akan memploting pembuatan sarana air bersih yang bersumber dari anggaran perubahan P3K 2019,” pungkasnya.

(Den/d)