Satu Bulan, Satu Kita Tamat

Sejumlah satri di Ponpes Assalafiyyah Kampung Babakan Tipar, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan saat mengikuti Sanlat, kemarin (9/5)

CICANTAYAN, RADARSUKABUMI.com — Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafiyyah, di Kampung Babakan Tipar, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan menggelar Pesatren Kilat (Sanlat).

Bacaan Lainnya

Kegitan yang sudah menjadi agenda tahunan ini, untuk menggodok kemampuan para santri dalam belajar kitab.

Pengelola Ponpes Assalafiyyah, Agus Abdusalam mengatakan, saat ini terdapat 400 santri yang dibagi menjadi tiga kelas.

Yakni ibtida awal, tsani dan ausath serta umum.

Adapun pembelajaran yang diterapkan pada Sanlat tersebut yakni lathoiful isyaroh, ayamsuri, isaghogi, An-Nafahat, Kifayatul Ashab, Kifayatul Awam, Jauhar At-Tauhid, Jauhar Al-Maknun, Hadits Arba’in, Nadzom Maqsud, Tanqihul Qoul, Minhatul Mugis dan Kasifa As-Saja.

“Memang kegiatan Sanlat ini sudah menjadi agenda tahunan Ramadan, dimana para santri ditempa untuk belajar satu kitab dalam satu bulan.

Biasanya, satu kitab harus selesai selama enam bulan tapi pada Sanlat kali ini dipadatkan,” kata Agus kepada Radar Sukabumi, kamarin (9/5).

Agus menyebutka, jadwal belajar dalam Sanlat kelas umum pukul 9.00 WIB, kelas awal pukul dan tsani dan ausath pukul 13.00 WIB.

“Pembelajaran dilanjut lagi pukul 16.00 WIB, pukul 21.00 WIB dan pukul 23.00 WIB.

Selama itu para santri digodok untuk belajar kitab,” paparnya.

Untuk meringankan beban para santri sambung Agus, Ponpes yang berdiri pada tahun 1936 silam ini memberikan para santri makan gratis ketika sahur dan berbuka puasa.

“Ya, agar santri semangat dalam menimba ilmunya.

Selama Ramadan kami memberikan makan gratis,” ujarnya.

Disinggung soal Sarana dan Prasarana (Sapras), Agus mengaku, Ponpes yang dikelolanya tersebut sudah memiliki Sapras yang memadai.

“Alhamdulillah, untuk Sapras untuk menunjang pembelajaran para santri di Ponpes ini sudah cukup memadai,” pungkasnya.

(bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan