Melirik Masjid Attaqwa di Kelilingi Akuarium di Komplek BBPBAT Kota Sukabumi

Masjid Attaqwa
Masjid Attaqwa yang berlokasi kompleks Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kota Sukabumi dikelilingi akuarium. Foto:bambang/radarsukabumi

Pagar Masjid Dikeliling Akuarium, Jamaah Betah dan Nyaman

Masjid Attaqwa yang berlokasi kompleks Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kota Sukabumi, memiliki keunikan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk berkunjung.

Masjid yang dibangun dengan konstruksi unik ini, memiliki pagar yang didesain menggunakan akuarium berisi ikan hias yang cantik. Bahkan ikan-ikan yang terpampang itu dapat dibeli langsung oleh para pengunjung.

Bacaan Lainnya

Bambang Suryana, Kota Sukabumi

Sejuk dan asri, perasaan itu yang dirasakan saat singgah di Masjid Attaqwa kompleks Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Kota Sukabumi. Selain dikelilingi sejumlah kolam ikan, suasana yang jauh dari kebisingan kendaraan ini pun menjadikan ketenangan tersendiri saat beribadah.

Masjid yang saat ini tengah dalam direnovasi, didekorasi dengan penuh seni dan kenyamanan. Sehingga warga yang berkunjung ke masjid Attaqwa semakin betah, apalagi bisa melihat ikan di dalam akuarium yang berada di pagar halaman masjid.

Hiasan beberapa jenis ikan tersebut, bukan hanya bisa dilihat para pengunjung. Tetapi, juga bisa dimiliki bagi yang berminat dapat langsung membelinya.

“Seiring dengan perjalanan, masjid ini tengah dilakukan renovasi. Karena, disini tempat peternakan ikan sehingga kami berinovasi untuk menjadikan akuarium sebagai pagar masjid,” kata Ketua DKM At-Taqwa Muhammad Nurdin.

Pemasangan akuarium di pagar masjid ini dilakukan untuk mempercantik bagian eksterior. Terlebih, BBPBAT yang merupakan balai yang bergerak di bidang perikanan sehingga sangat berkaitan.

Nurdin mengaku, Saat ini, jumlah akuarium yang mengelilingi masjid sebanyak 15 unit. Di dalam akuarium ini terdapat beragam jenis ikan hias. Misalnya, jenis ikan Memphis, Koki, Platy, Guppy, Sapu, Cupang dan ikan lainnya.

Ukuran akuarium sengaja dibuat kecil agar tidak cepat kotor dan berlumut. Pengoperasian akuarium ini dijalankan dengan mesin pompa kecil untuk sirkulasi ikan dan menggunakan magnet.

” Pagar akuarium ini semakin cantik dan indah dipandang pada malam hari. Kalau malam hari ada pencahayaan yang menarik,” sahutnya.

Kehadiran pagar akuarium ini menjadi daya tarik bagi warga atau jamaah masjid yang datang beribadah. Mereka menjadi betah berlama-lama di masjid untuk melihat ikan hias di akuarium setelah selesai menjalankan ibadah.

Misalnya saja, pada sore hari anak-anak yang belajar mengaji dan ilmu agama di masjid juga makin bersemangat karena melihat akuarium.

“Masjid ini menggiatkan kajian agama setiap Rabu malam yang dihadiri banyak jamaah,” terangnya.

Selain pagar akuarium, Masjid Attaqwa juga mempunyai kelebihan lainnya. Misalnya saja, atap masjid terdapat gambar yang mirip dengan langit. “Jika malam hari, gambar langit ini nampak jelas dan membuat jemaah nyaman berada di masjid,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, dengan adanya inovasi tersebut selain dapat membuat kenyamanan para jemaah juga sebagai salah satu cara dalam mengenalkan ikan kepada masyarakat sekitar.

“Mudah-mudahan dengan inovasi ini bisa bermaanfaat bagi warga karena kami yakin bisa menarik animo masyarakat dan hal itu terbukti dari banyaknya pengunjung ke masjid ini,” imbuhnya.

Apalagi, jika hari libur pelajar banyak yang berkunjung melihat peternakan ikan dan interior masjid tersebut. Bahkan, banyak pengunjung yang berminat memiliki ikan yang berda di akuarium untuk dijadikan peliharaan di rumahnya.

“Ya, ikan yang dipajang saat ini untuk dijual. Apabila berminat, mereka bisa membelinya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga, Dodi mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh DKM masjid. Selain benilai esetetika juga untuk menarik masyarakat atau jamaah agar mau solat di masjid ini.

” Sangat suka sekali, inovasinya keren abis,” ungkapnya.

Masyarakat pun yang melintas atau mendengar atau melihat dari media massa atau media sosial banyak yang penasaran datang kesini. Seperti halnya dirinya, yang mengetahui ini lewat media sosial.

” Saya penasaran, saya coba datang kesini ternyata cukup unik juga,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.