Ada sejumlah polemik yang terjadi di Indonesia yang menindas generasi akibat hadirnya teknologi:
– Dalam pembelajaran menggunakan internet yang tidak dibatasi, tatkala pelajar memanfaatkan internet bukan untuk hajat belajar, misalnya membuka laman Youtube untuk menonton video yang tidak sesuai, chating dan bermain gim
– Merusak pola pikir atau mindset perlilaku para pelajara, misalnya akibat laman Youtube yang tidak sesuai dengan hakikat pendidikan menjadikan para pelajar mengkuti konten yang di dalamnya
– Bobobroknya moral
– Permasalahan mental termasuk depresi, kecemasan, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas yang tidak lazim
– Banyak ahli dalam penelitiannya menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan teknologi memiliki potensi untuk menciptakan pemutusan hubungan sosial, dan berdampak negatif terhadap pengembangan keterampilan sosial dan relasional.
Anak-anak yang terpapar dengan permainan video kekerasan, acara TV, dan film cenderung memiliki perilaku yang lebih agresif, kemampuan mengambil perspektif yang lebih buruk, dan mengurangi perkembangan moral.
(*/izo)






