Setidaknya 15 kontrak baru dibuat. Bahkan hubungan Pakistan-Tiongkok lebih baik lagi. Sudah dianggap sangat khusus: teman segala musim. Dengan demikian: yang sudah pasti barulah komitmen Tiongkok. Yang sudah berjanji akan membantu apa pun kesulitan Pakistan.
Maka begitu tiba kembali di negaranya Imran memanggil sidang kabinet. Menjelaskan secara khusus hasil kunjungannya ke Beijing. Yang ia anggap sebagai kunjungan paling berhasil. Apakah permintaannya ke IMF tetap dilanjutkan?
Pembicaraan masih terus berlangsung. Tapi Pakistan sudah menegaskan: tidak mau menjual BUMN strategis. Seperti yang diminta IMF. Rakyat juga sudah mulai mengecam Imran: saat Imran nyerah ke IMF itu. Yang ditafsirkan harga-harga akan segera naik. Karena IMF pasti minta subsidi dicabut.
Perubahan juga terjadi di Srilanka. Pemerintah yang anti Tiongkok sudah digulingkan. Partai kecil yang berkoalisi dengan Wicremeshinghe memisahkan diri. Pindah haluan ke kelompok oposisi: menjadi mayoritas baru. Memecat perdana menteri Wecremeshinghe. Yang pro-Amerika.
Ini berarti dua negara di Asia selatan sudah menjadi sahabat Tiongkok kembali. Lalu yang ini…. Tim besar dari Argentina minggu lalu juga lagi di Beijing: minta bantuan penyelamatan ekonomi. Yang dilanda inflasi 40 persen.
Argentina minta jaminan USD 6 miliar dolar. Agar ekonominya selamat. Xi Jinping sendiri akan ke Buenos Aires. Untuk menghadiri KTT G-20. Presiden Donald Trump juga akan hadir. Inshaallah. Bertemu Xi Jinping. Untuk pertama kalinya. Setelah terjadi perang dagang sejak Juli lalu.



