ARTIKEL

Bulan Muharram

×

Bulan Muharram

Sebarkan artikel ini

MUHARRAM  Bagi umat Islam awal bulan Muharram adalah satu bulan yang dihormati di antara bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Rajab. Bahkan saking perlu dihormatinya, pada Bulan Muharram Allah SWT secara tegas mengharamkan umat islam untuk berperang.

Sementara, bagi orang Yahudi bulan Muharram diakui sebagai bulan yang diagungkan. Soalnya, mereka percaya pada bulan Muharram itu adalah bulan dimana Nabi Musa As bersama kaumnya berhasil selamat dari kejaran Firaun dengan membelah lautan mesir dengan tongkatnya atas izin Allah SWT.

Bank bjb Tandamata

Nabi Musa AS yang diketahui lahir pada 1527 SM dipercaya orang Yahudi lahir pada Bulan Muharram, maka untuk memperingati dua kejadian besar itu, orang Yahudi selalu berpuasa pada bulan Muharram sebagai tanda terima kasih atas Jasa Nabi Musa AS yang menyelamatkan kaumnya.

Kejadian besar itu dibenarkan dalam Kitab Ihya Ulum Al-Din yang ditulis Imam Ghazali. Bahkan dalam Kitab Ihya Ulum Al-Din ditulis pada bulan Muharram banyak kejadian yang luar biasa bagi peradaban hidup manusia.

Mulai dari kejadian kesedihan dan kejadian kegembiraan banyak terjadi pada bulan disucikan ini. Salah satunya disebutkan dalam kitab itu, bahwa bumi dan alam semesta diciptakan Allah SWT pada bulan Muharram.

Dan bahkan Nabi Adam As dan Hawa diciptakan pada bulan Muharram, begitupun ketika Nabi Adam As dan Hawa diturunkan ke Bumi akibat kesalahannya, itu terjadi pada bulan Muharram.

Dan masih berdasarkan kitab Imam Ghazali, bahwa Hujan pertama kali diturunkan ke Bumi terjadi pada bulan Muharram. Tak hanya itu, kisah bulan Muharram berlanjut ketika disebut dalam Kitab Perjanjian Lama (kitab taurat red) yang mengisahkan bahwa Nahm atau yang umat islam kenal dengan sebutan Nabi Nuh As lahir pada bulan Muharram.

Bahkan, dalam kitab Ghazali ditulis juga bahwa terjadinya umat Nabi Nuh As yang ingkar mendapatkan hukuman dari Allah SWT dibinasakan dengan banjir bah yang menutupi seluruh bumi terjadi pada bulan Muharram.

Setelah lama melakukan pelayaran, akhirnya kapal Nabi Nuh berlabuh menemukan daratan, dan itu terjadi pada bulan Muharram.

Lanjut, pada tahun 2000 SM lahir bayi di Ur Kasdim/Irak yang diberi nama Abraham, atau dalam umat islam dikenal dengan sebutan Nabi Ibrahim As. Kelahiran Av Hanom/Goyim (Sebutan kepada Nabi Ibrahim AS sebagai Bapak Banyak Bangsa red) itu terjadi pada bulan Muharram.

Dalam Kitab Imam Ghazali tertulis bahwa pertolongan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS ketika dibakar di Perapian oleh Raja Namrud itu terjadi pada Bulan Muharram.

Kejadian lain bulan Muharram yang tercatat dalam sejarah manusia yang ditulis beberapa kitab yang menulis bahwa Nabi Isa As atau Isa Al-masih atau yang dikenal Yesus Kristus bagi Agama Kristen lahir pada bulan Muharram.

Pernyataan itu ditegaskan dalam Alkitab Perjanjian Baru (Injil red) Lukas 22:1, Markus 14:1, Matius 26:2, dan Yohanes yang dimana didalamnya diceritakan bahwa pada saat itu adalah mendekati hari Raya paskah.

Pada Ayat-ayat selanjutnya diceritakan bahwa Yudas bersama Imam-imam Yahudi merencanakan penangkapan terhadap Yesus atau Nabi Isa AS, diceritakan pulan perjamuan akhir Yesus atau Nabi Isa As bersama muridnya, pelariannya ke Taman Getsemani, sampai dengan ditangkap oleh Pasukan Romawi. Dan tentang penyangkalan Simon Petrus tiga kali sebelum ayam berkokok.

Bagi umat Kristen dan Yahudi berdasarkan bukti sejarah di atas bahwa perayaan paskah terjadi pada bulan Muharram, tapi nama Paskah bagi umat islam perayaan tersebut dinamakan Asyura (10 Muharram).

Dengan melihat rangkaian kejadian besar yang terjadi pada bulan Muharram maka sangat baik umat islam menyambutnya, dengan tujuan untuk mengenang dan introspeksi diri tentang kekuasan Allah SWT di Bumi.

Karena pada Bulan Muharram merupakan rangkaian kejadian sejarah bagi pemimpin Umat di Bumi baik itu bencana atau pertolongan, maka sudah sepatutnya kita sebagai umatnya merayakan bukan hanya sekedar seremonial tapi menggali apa yang terkandung dalam bulan Muharram.

Karena sebagaimana Umat Islam ketahui bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan Hijrah dari Mekah ke Madinah terjadi pada bulan Muharram.

Pada Akhirnya manusia baik itu Umat Islam, Yahudi dan Nasrani memiliki keterkaitan pada Bulan Muharram yang suci ini. Sekarang tinggal bagaimana kita sebagai manusia yang memiliki Agama dan tuhan untuk sadar dan meresapi kejadian demi kejadian di masa lalu untuk bahan pertimbangan dalam memutuskan maupun bertindak di masa depan.

Bagi Penulis sangat berharap dengan sedikit mengulas kejadian-kejadian besar pada bulan Muharram terdahulu setidaknya bisa membuat manusia sadar tentang apa yang akan terjadi kedepan jika tidak berkehidupan sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing.

Sudah dipastikan, jika manusia sebagai pemimpin di bumi tidak bisa menjaga amanat pemilik alam, maka yang maha yang memilikinya akan mengambil dan bahkan secara paksa dengan berbagai kejadian besar yang tidak diduga-duga seperti sebelumnya.

Tapi, jika manusia melakukan apa yang sudah diperintahkan pemilik alam, maka hal perubahan yang tidak diduga-duga juga bisa saja datang tanpa bisa diprediksi oleh manusia.

Semoga dengan melakukan kebaikan di bulan Muharram yang suci tahun ini, bangsa dan masyarakat Indonesia mendapatkan perlindungan dari Allah SWT serta diberikan pemimpin-pemimpin yang amanah kepada rakyatnya.

Akankan ada kejadian baik yang membawa bangsa ini ke arah perubahan di Bulan Muharram tahun ini, atau mungkin ada kejadian besar yang merugikan, hanya Allah yang tahu apa yang akan terjadi dihari yang akan datang. Semoga kita semua dapat perlindungan Allah dari hal-hal yang buruk, Aamiin. (*)