Dalam koalisi yang terlebih dahulu memberinya tawaran itu terdapat ambisi masing-masing partai dalam mengajukan calonnya untuk menjabat sebagai Capres dan Cawapres.
Pada waktu itu koalisi Anies Baswedan terdapat Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS. Ketiga partai itu rebutan untuk mendapatkan kursi cawapres. Demokrat mengancam akan keluar koalisi jika cawapres Anies Baswedan bukan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Jika salah satu dari partai tersebut keluar, maka pencalonan Anies tidak dapat direalisasikan.
Sementara perlu diketahui sebelumnya, syarat untuk mendaftarkan calon presiden adalah memiliki sedikitnya 20 persen kursi di DPR RI. Hal itulah yang menjadi alasan Mahfud MD urung menerima tawaran PKS untuk menjadi pasangan cawapres Anies. Dia meminimalisasi potensi terjadinya tuduhan mengenai pemerintah yang ingin menghancurkan Anies agar tak maju.(JPG/Febby-PKL)





