Meski begitu, Puan menyerahkan keputusan mengenai siapa-siapa yang akan kena reshuffle sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.
“Itu merupakan hak prerogatif Presiden (Jokowi) untuk bisa memilih, megganti, menunjuk orang-orang yang kemudian bisa membantu beliau dalam menjalankan tugas kenegaraan dan tugas pemerintahan,” tandasnya. (*)






